Suara.com - Pemerintah berhasil menyerap dana sebesar Rp2,47 triliun melalui lelang pembelian kembali Surat Utang Negara (SUN) menggunakan metode penukaran (debt switch) melalui mekanisme many to many dan platform perdagangan MOFiDS (Ministry of Finance Dealing System) pada hari Kamis (21/3).
Dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta pada hari Jumat, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa total nilai penawaran yang diajukan oleh peserta lelang mencapai Rp4,43 triliun.
Dari 14 seri obligasi negara yang ditawarkan oleh pemerintah, peserta lelang mengajukan penawaran untuk 13 seri obligasi.
Secara rinci, seri obligasi FR0077 memiliki penawaran sebesar Rp579 miliar, dengan jumlah kemenangan sebesar Rp434 miliar. Seri ini ditukarkan dengan lima seri obligasi penukar yang diterbitkan oleh pemerintah, yaitu FR0097 senilai Rp30 miliar, FR0098 senilai Rp289 miliar, FR0100 senilai Rp70 miliar, FR0101 senilai Rp40 miliar, dan FR0102 senilai Rp5 miliar.
Selanjutnya, pelaku pasar menawarkan seri FR0044 senilai Rp147 miliar dan ditukarkan dengan seri FR0097 senilai Rp2 miliar.
Untuk seri FR0081, pelaku pasar menawarkan nominal Rp454 miliar dan dimenangkan dengan jumlah yang sama, yang ditukarkan dengan seri FR0097 senilai Rp50 miliar, FR0098 sebesar Rp218 miliar, FR0100 senilai Rp125 miliar, FR0101 sebesar Rp50 miliar, dan FR0102 senilai Rp11 miliar.
Seri FR0040 ditawarkan Rp326 miliar dan dimenangkan sebesar Rp6 miliar untuk ditukarkan dengan dua seri, yakni FR0097 dan FR0098 dengan nominal masing-masing sebesar Rp2 miliar dan Rp4 miliar.
Pelaku pasar menawarkan seri FR0086 senilai Rp113 miliar dan ditukarkan dengan seri FR0098 senilai Rp15 miliar.
Kemudian, pelaku pasar menawarkan nominal sebesar Rp447 miliar dari seri FR0056 yang dimenangkan sebesar Rp330 miliar untuk ditukarkan dengan seri FR0098 senilai Rp100 miliar, FR0100 senilai Rp30 miliar, dan FR0101 senilai Rp200 miliar.
Baca Juga: Review Series My Mister, Drama Mendiang Lee Sun-kyun yang Bikin Meleleh!
Para pelaku pasar juga mengajukan penawaran untuk seri FR0090 dengan nilai sebesar Rp208 miliar, dimana sejumlah Rp125 miliar berhasil dimenangkan untuk ditukarkan dengan seri FR0098 senilai Rp25 miliar dan FR0100 senilai Rp100 miliar.
Selanjutnya, mereka juga menawarkan sebesar Rp316 miliar untuk seri FR0059, yang berhasil dimenangkan sebesar Rp267 miliar. Seri ini ditukarkan dengan tiga seri, yaitu FR0098 senilai Rp17 miliar, FR0100 senilai Rp50 miliar, dan FR0101 senilai Rp200 miliar.
Dari seri FR0042, para pelaku pasar menawarkan sebesar Rp15 miliar. Namun, hanya sebesar Rp3 miliar dari jumlah tersebut yang berhasil dimenangkan untuk ditukarkan dengan seri FR0097 senilai Rp3 miliar dan FR0098 senilai Rp1 miliar.
Terakhir, mereka menawarkan sebesar Rp1,12 triliun untuk seri FR0064, dimana sejumlah Rp837 miliar berhasil dimenangkan. Seri ini ditukarkan dengan seri FR0101 senilai Rp795 miliar dan FR0102 senilai Rp42 miliar.
Namun, pemerintah memutuskan untuk tidak memenangkan penawaran seri FR0084, FR0047, dan FR0095 yang masing-masing diajukan oleh pelaku pasar dengan nilai sebesar Rp61 miliar, Rp240 miliar, dan Rp400 miliar.
Berita Terkait
-
Sun Life Indonesia Ajak Perempuan Indonesia Berwirausaha Melalui Sun Entrepreneur
-
Punya Makna Berkesan dan Menarik, Ini Pesan Moral Lagu SEVENTEEN Bertajuk 'DON QUIXOTE'
-
Sun Life Indonesia dan CIMB Niaga Luncurkan X-Tra Proteksi Diri
-
Girl Group SUN Resmi Bubar, Imbas Tasya Eks JKT48 Pilih Hengkang?
-
Review Series My Mister, Drama Mendiang Lee Sun-kyun yang Bikin Meleleh!
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam