Suara.com - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai Lead Holding BUMN Jasa Survei “IDSurvey” gelar mudik bersama 2024 yang merupakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
Kegiatan yg diprakasai oleh Kementerian BUMN ini, BKI memberangkatan dari dua titik lokasi yakni di Silang Monas (1 unit Bus) yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama IDSurvey PT BKI (Persero), Arisudono Soerono dan Halaman Kantor Pusat BKI (Persero) sebanyak 3 bus yang diikuti oleh kurang lebih 230 pemudik yang berasal dari karyawan BKI dan/atau keluarga karyawan serta warga sekitar kantor pusat BKI dengan jurusan Semarang, Yogyakarta, Malang dan Surabaya.
Pada tahun 2024 ini, masyarakat sangat membutuhkan bantuan mudik gratis yang mencapai total 78.000 orang. Menjaga komitmen dan amanah BKI dalam menjalankan Corporate Purpose bahwa “We exist for the safety of your family and mine”, BKI hadir dengan menyediakan bus mudik agar para pemudik dapat sampai di rumah bertemu dengan keluarga dengan aman.
Secara bersamaan pada kegiatan yang dilaksanakan dikantor pusat BKI dihadiri oleh Direktur Hubungan Kelembagaan BKI, Andry Tanudjaja beserta Jajaran Direksi PT BKI (Persero), Kepala Unit TJSL BKI, Arif Bijaksana Prawira Negara, Lurah Kebon Bawang, Nursetiyono, dan Ketua RW Kelurahan Kebon Bawang, Tri Hariviantoyo dan beberapa pejabat eselon 1 BKI.
Dalam sambutannya, Direktur Hubungan Kelembagaan BKI mengatakan bahwa program mudik bersama ini menjadi upaya BKI mendukung mudik yang aman dan mengurangi kepadatan lalu lintas.
“IDSurvey tidak hanya sebagai perusahaan semata, namun kami hadir untuk karyawan dan keluarga serta masyarakat sekitar. Sebagaimana Corporate Purpose kami yaitu One Family, One Purpose. IDSurvey hadir untuk karyawan dan keluarga. Dalam momentum ini, kami ingin memberikan kemanan untuk karyawan dan masyarakat sekitar sehingga dapat berkumpul kembali dengan keluarga. Kami juga memiliki satu tujuan yang sama dengan masyarakat yaitu terus berkomitmen memberikan manfaat yang positif. Salah satunya melalui program mudik bersama yang rutin dilakukan ini,” ujar Andry.
Selain keselamatan dan keamanan menjadi utama bagi perusahaan, BKI juga menjunjung nilai “One Purpose” dimana dapat diibaratkan mudik ke kampung halaman walaupun berbeda tempat tetapi memiliki satu tujuan yang sama yaitu pulang untuk bertemu dengan sanak kerabat.
“Program yang kami lakukan tiap tahun ini berorientasi pada salah satu tujuan Sustainable Development Goals (SDGs/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) yaitu Kota dan Komunitas yang berkelanjutan. Kami ingin membantu masyarakat terutama karyawan perusahaan kami dan warga sekitar untuk dapat mudik gratis dengan aman dan nyaman. Selain itu juga berpartisipasi meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas saat arus mudik lebaran,” kata Arif.
Perwakilan Pemda BKI khususnya Kelurahan Kebon Bawang mengapresiasi atas program yang diluncurkan oleh BKI.
Baca Juga: Perjalanan dari Tol Tamer Menuju Pelabuhan Merak Habiskan 14,5 Jam, Mesti Antre Lagi Naik Kapal
"Apresiasi yang sebesarnya kami ucapkan kepada BKI, karena animo masyarakat sangat tinggi dan besar. Program ini sangat dibutuhkan warga sehingga dapat lebaran dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga," tutup Nursetiyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara