Suara.com - Harga minyak mentah dunia lagi-lagi anjlok pada Senin (Selasa Pagi WIB) imbas adanya Menteri Luar Negeri AS yang meminta adanya gencatan senjata untuk Israel di Rafah, Gaza.
Gencatan senjata ini dinilai akan meredakan risiko geopolitik, sehingga kekhawatiran harga kenaikan minyak mentah dunia di tengah juga ikut mereda.
Seperti dilansir dari CNBC, Selasa (30/4/2024), harga minyak West Texas untuk kontrak Juni sebesar 82,63 dolar AS per barel, turun 1,22 dolar AS atau 1,45%.
Kemudian, minyak Brent untuk kontrak Juni: 88,40 dolar AS per barel, turun 1,10 dolar AS, atau 1,23%.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Arab di Arab Saudi pada hari Senin. Dia berencana melakukan perjalanan ke Israel dan Yordania pada hari Selasa.
Israel sedang menunggu Hamas menanggapi proposal gencatan senjata yang meminta pembebasan 33 sandera sebagai ganti tahanan Palestina, kata seorang pejabat Israel kepada NBC News. Delegasi Hamas diperkirakan berada di Kairo pada hari Senin untuk membahas proposal gencatan senjata.
"Dengan sedikit berita baru lainnya, kemungkinan pendinginan lingkungan Gaza menyebabkan harga minyak merosot," tulis John Evans, analis pialang minyak PVM, dalam sebuah catatan pada hari Senin.
Evans melanjutkan, minyak pemanas dan hasil sulingan juga mendorong harga minyak mentah turun, karena stok produk olahan meningkat dan permintaaan yang menurun.
Baca Juga: Minyak Mentah Dunia Melorot Imbas Inflasi AS
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan