Suara.com - BP Tapera sedang jadi perbincangan usai mengumumkan pemotongan gaji karyawan untuk iuran tabungan Tapera. Profil BP Tapera pun turut jadi menjadi sorotan. Nah untuk selengkapnya, berikut ini profilnya.
Diberitakan baru-baru ini bahwa seluruh karyawan/pekerja baik negeri maupun swasta akan dilakukan pemotongan gaji 2,5 persen untuk iuran tabungan Tapera. Berdasarkan pasal 20 PP Tapera, iuran ini dilakukan setiap tanggal 10 dan selambatnya tanggal 10 pada bulan berikutnya.
Iuran Tapera ini diperuntukkan bagi para pekerja/pegawai mulai dari PNS, ASN, TNI, Polri, Siswa TNI, Pejabat Negara, pegawai BUMN/BUMD/BUMS dan pekerja/pegawai lainnya yang menerima upah atau gaji.
Adapun Kebijakan program ini tertuang dalam PP (Peraturan Pemerintah) No 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas PP No 25 Th 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada tanggal 20 Mei 2024.
Nah bagi yang ingin tahu lebih jauh tengan BP Tapera, simak berikut ini profil BP Tapera lengkap dengan sejarah serta jajaran komite dan deputinya yang dilansir dari berbagai sumber.
Profil BP Tapera
BP Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) merupakan badan hukum publik Indonesia yang dibentuk dengan tujuan untuk Tabungan Perumahan Rakyat. Adapun BP Tapera ini bertanggungjawab terhadap Komite Tapera yang mana anggotanya sebagai berikut:
- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
- Menteri Keuangan
Baca Juga: Generasi Muda Tolak Tapera, Ternyata Ini Alasannya Tak Ingin Punya Rumah Sendiri!
- Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
- Unsur profesional yang paham tentang perumahan dan permukiman.
Adapun asal usul dibentuknya TAPERA yaitu jika mengacu pada Undang-Undang no. 4 th 2016 tentang ‘Tabungan Perumahan Rakyat’, Tapera ini dibentuk dengan tujuan untuk menyediakan tabungan pembiayaan perumahan rakyat.
BP Tapera ini menggantikan BAPERTARUM (Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil) yang resmi dilikuidasi serta dibubarkan pada tanggal 24 Maret 2018, tepatnya sejak disahkannya 2 tahun UU tersebut.
Adapun penanggung jawab BP Tapera ini yaitu Komite Tapera yang beranggotakan lima orang, yang mana lima orang tersebut sebagai berikut:
1. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Tag
Berita Terkait
-
Generasi Muda Tolak Tapera, Ternyata Ini Alasannya Tak Ingin Punya Rumah Sendiri!
-
Intip 20 Tanah Milik Jokowi dan Harganya, Kini Tega Wajibkan Pekerja Iuran Tapera?
-
Analis Minta Pemerintah Terbuka dan Jujur soal Tapera Potong Gaji Pekerja
-
Pendidikan Moeldoko yang Wajibkan Iuran Tapera Diikuti Semua Pekerja
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim