Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk telah membagikan dividen seluruhnya atau 100% kepada pemegang saham. Dividen per saham yaitu sebesar Rp128,0712 atau ekuivalen dengan Rp640,356 per CHESS Depository Interest (CDI) bagi pemegang CDI Perseroan di Australian Securities Exchange (ASX).
Saham Perseroan di ASX diperdagangkan dalam bentuk CDI atau sertifikat penitipan efek ASX. Satu unit CDI ekuivalen dengan dan/atau dapat ditukar dengan lima saham Seri B Perseroan.
Pembayaran dividen tunai Tahun Buku 2023 kepada pemegang saham dilakukan pada tanggal 7 Juni 2024, sebesar 100% dari laba bersih Tahun Buku 2023 yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk Perusahaan. Pembayaran dividen tunai tersebut, merupakan tindak lanjut atas hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ANTAM Tahun Buku 2023 yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2024.
Direktur Utama Antam, Nico Kanter mengatakan pembagian dividen ini merupakan apresiasi kepada para pemegang saham yang telah mendukung capaian kinerja Perusahaan pada tahun 2023.
“Dalam pembagian dividen, Antam senantiasa memperhatikan posisi keuangan atau tingkat kesehatan Perusahaan. Antam berkomitmen untuk senantiasa memberikan imbal hasil yang positif kepada pemegang saham melalui kinerja Perusahaan yang berkelanjutan,” terangnya.
Sementara itu, sejalan dengan konsistensi Perusahaan dalam pembagian dividen ke pemegang saham, saham Antam juga tetap menjadi bagian dari Indeks IDX High Dividend20 di Bursa Efek Indonesia untuk periode perdagangan Februari 2024 sampai dengan Februari 2025.
Indeks IDX High Dividend20 merupakan Indeks yang mengukur kinerja harga dari 20 saham yang membagikan dividen tunai selama 3 tahun terakhir dan memiliki dividend yield yang tinggi.
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Meroket, Tembus Rp1.338.000 per Gram
-
Harga Emas Antam Naik Tipis, Tembus Rp1.330.000 per Gram
-
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis Jadi Rp1.329.000/Gram
-
Harga Emas Antam Tak Bergerak di Hari Minggu, Masih Rp 1.328.000/Gram
-
Kasus Korupsi Emas 109 Ton, Kejagung Masih Periksa Saksi-saksi dari PT Antam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra