Suara.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) mengelak bahwa aturannya menjadi penyebab dari banyaknya PHK di Pabrik Tekstil. Aturan itu tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024.
Dia menegaskan, regulasi itu direvisi sebenarnya tidak sama sekali mengubah aturan main impor bahan baku industritekstil, besi, hingga baja.
"Tekstil nggak ada perubahan, nggak ada, tetap! Besi, baja, tekstil itu nggak ada perubahan," tegas Mendag Zulhasi di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (19/6/2024).
Dua menjelaskan, aturan teknis soal impor bahan baku untuk tekstil tetap berada di Kementerian Perindustrian. Kemendag, lanjut Zulhas, tidak ada maksud untuk menjegal bisnis tekstik dalam revisi aturan tersebut.
Adapun, dalam beleid tersebut, aturan main impor memang direlaksasi, di mana tidak diwajibkan pertimbangan teknis untuk mendapatkan izin impor.
Relaksasi ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan kontainer barang impor di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak.
"Nggak ada kaitannya, karena Pertek nya kalau tekstil itu tetap, tidak ada perubahan dalam Permendag 8," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa