Suara.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikristek) melalui Kedaireka terus mendorong kolaborasi inovasi melalui kemitraan strategis antara dunia industri dengan perguruan tinggi. PT Astra International menjadi salah satu industri yang terlibat, khususnya dalam mendorong ekonomi hijau.
PMO Ekosistem Kedaireka 2024, Ruddy J Suhatril menegaskan ekonomi hijau merupakan bagian prioritas dalam transformasi ekonomi Indonesia. Sehingga dengan adanya kolaborasi antara industri dengan perguruan tinggi diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ruddy dalam acara CEO Mentorship yang merupakan program dari Dirjen Diktiristek Ekosistem Kedaireka di Jakarta.
"Solusi ekonomi hijau yang dilaksanakan Astra ini membantu iklim kita secara umum. Dan tentu ada penerima manfaat dari hasil yang dilakukan Astra," kata Ruddy ditulis Jumat (21/6/2024).
Terdapat lima prioritas yang menjadi tema penting dalam program dana padanan (matching fund) Kedaireka dalam rangka transformasi ekonomi Indonesia. Yaitu, Ekonomi Hijau, Ekonomi Biru, Ekonomi Digital, Penguatan Pariwisata, dan Kemandirian Kesejahteraan.
Dengan adanya program ini, Ruddy mendorong seluruh industri yang terlibat dalam Kedaireka dapat menambah kerja sama dengan banyak perguruan tinggi. Sehingga upaya ini diharapkan turut memperluas dalam rangka memberi manfaat kepada masyarakat.
"Untuk astra, kita mengharapkan kerjasamanya lebih lebar lagi dengan melibatkan Perguruan Tinggi lebih banyak lagi. Sehingga manfaatnya lebih besar lagi bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Head of Environment PT Astra International, Bondan Susilo menegaskan pihaknya telah menjalin dengan dengan menggandeng perguruan tinggi, salah satunya Institut Pertanian Bogor (IPB) terkait perhutanan sosial di Indonesia.
Dengan memanfaatkan Kedaireka, kata Bondan, Astra telah menjalani berbagai program. Mulai dari Desa Sejahtera Astra maupun Hutan Karbon Produktif dengan total dari 2020-2024 mencapai Rp5 miliar lebih.
Baca Juga: Prabowo Diminta Kembalikan Peran Negara Untuk Bangun Ekonomi Rakyat
"Nilai matching fund sudah lebih dari Rp5 miliar, khusus terkait hutan karbon dan terdaftar Kedaireka mencapai sekitar Rp2 miliar," ujar Bondan.
Menurut Bondan, melalui perhutanan sosial Astra telah memberikan manfaat kepada 10 ribu dari lebih 100 desa yang berpartisipasi. Kemudian Astra juga telah menanam 800 ribu pohon dan dapat mengurangi 400 ribu ton CO2.
Dari capaian tersebut, Bondan menegaskan telah memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat melalui program perhutanan sosial
"Nilai ekonomi dari hilirisasi produk dari pertanian kita ukur sudah mencapai Rp10 miliar yang dirasakan masyarakat. Melalui berbagai program. Di antaranya melalui kopi, duren, kakao dan lain sebagainya," kata Bondan menjelaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan