Suara.com - Pengawas Pasar Modal melanjutkan pemeriksaan pada transaksi pada saham saham milik orang terkaya RI Prajogo Pangestu yakni CUAN dan BREN.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi dalam jawaban tertulis yang dikutip Selasa (6/8/2024).
“Saat ini kami tengah menelaah hasil pendalaman pemeriksaan untuk melihat apakah terdapat indikasi perdagangan semu atas transaksi saham-saham tersebut,” kata Inarno.
Lebih lanjut dia menegaskan OJK melakukan pemeriksaan terintegrasi dengan sektor perbankan.
“ Dapat kami sampaikan bahwa OJK memiliki mekanisme pemeriksaan bersama antar sektor jasa keuangan,” tegas dia.
Inarno mengingatkan, langkah itu ditempuh dalam proses pemeriksaan atas indikasi pelanggaran peraturan perundangan sektor Pasar Modal, ditemukan indikasi pelanggaran atas peraturan perundangan sektor perbankan ataupun sektor jasa keuangan lainnya.
“ Kami dapat melakukan pemeriksaan bersama antara pengawas Pasar Modal dengan pengawas jasa keuangan yang terkait,” terang dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?