Suara.com - Menyambut hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, PT Pegadaian hadirkan program Gadai Bebas Bunga. Program ini berlangsung mulai dari 15 Juli hingga 31 Agustus 2024.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan, Gadai Bebas Bunga atau sebelumnya disebut dengan Gadai Peduli kembali diluncurkan untuk memudahkan masyarakat baik dari kalangan pelaku usaha sampai dengan mahasiswa untuk memperoleh pinjaman dengan cepat dan mudah.
“Pada bulan Agustus ini kami meluncurkan program Gadai Bebas Bunga dengan pinjaman Rp50 ribu sampai Rp 2,5 juta. Kami berharap, program ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun untuk dijadikan modal usaha. Ini berlaku untuk seluruh masyarakat, mulai dari ibu rumah tangga, pelaku usaha, bahkan mahasiswa juga kami harapkan bisa merasakan manfaatnya,” jelas Damar.
Tidak hanya dapat diakses di cabang Pegadaian konvensional saja, program ini juga bisa diakses di outlet Pegadaian Syariah di seluruh Indonesia dengan layanan Rahn Bebas Mu'nah.
Barang yang bisa dijaminkan, diantaranya emas batangan, perhiasan maupun barang elektronik seperti handphone, laptop, kamera dan barang elektronik lainnya.
“Layanan Gadai Bebas Bunga bisa diakses bagi nasabah yang belum pernah melakukan gadai sebelumnya, atau berlaku bagi nasabah yang tidak melakukan transaksi dalam 3 bulan ke belakang,” tambah Damar.
Adapun cara untuk mengikuti program Gadai Bebas Bunga, sebagai berikut:
1. Nasabah bisa langsung datang ke outlet Pegadaian terdekat dengan membawa KTP
2. Isi Formulir Permohonan Kredit (FPK).
3. Serahkan FPK dan barang jaminan Sahabat ke Petugas agar bisa ditaksir.
Baca Juga: Peduli Kesehatan Lingkungan, Pegadaian Sebarkan Eco Enzyme di Danau Batur Bali
4. Petugas akan menjelaskan jumlah pinjaman dan juga menawarkan program gadai bebas bunga.
5. Jika setuju, maka Petugas akan memproses gadaian Sahabat.
6. Selesai, Sahabat akan menerima Surat Bukti Gadai dan dana pinjaman yang diajukan.
Sejalan dengan Holding Ultra Mikro, Pegadaian berkomitmen untuk mendukung perputaran perekonomian masyarakat dengan memberikan akses pembiayaan yang mudah, murah dan cepat bagi masyarakat melalui produk dan layanan yang dimiliki oleh Pegadaian.
Jadi tunggu apalagi, saatnya Merdeka Finansial dengan Gadai Bebas Bunga di Pegadaian.
Berita Terkait
-
Pegadaian dan Persit KCK PCBS Kopassus Kolaborasi Luncurkan Program Bank Sampah untuk Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik
-
123 Go!! Pegadaian Media Awards 2024 Resmi Digelar
-
Tumbuh Menyala, Cuan Pegadaian Sentuh Rp2,9 Triliun di Semester I-2024
-
Srikandi Pegadaian Resmi di Kukuhkan Tepat di Hari Kebaya Nasional
-
Pemenang Badai Emas Pegadaian Periode I 2024 Resmi Diundi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas