Suara.com - Agustus bukan hanya momentum merayakan kemerdekaan, sejumlah pusat perbelanjaan – salah satunya Hypermart – menawarkan diskon besar – besaran. Promo Hypermart Agustus sayang untuk dilewatkan. Pasalnya, promo ini berbeda dengan promo reguler.
Sebagai contoh, Hypermart menawarkan promo khusus diskon 25 persen 25 persen untuk bahan dan peralatan pembuatan kue bertajuk Cooking and Baking Fair. Promo ini berlaku mulai 1 – 14 Agustus 2024.
Khusus bahan – bahan pembuat kue ada rerata diskon sepuluh persen hingga potongan Rp2000 per item. Produk – produk berdiskon antara lain Swallow Globe All Variant 7 gram, Pandan brownies kukus, Pandan pancake, Nutella spread, Mila terigu, tepung tapioka Rosebrand, dan margarin Filma.
Diskon yang sama juga berlaku untuk bumbu – bumbu masakan. Ada kecap Sedap berdiskon 12 persen, Royko Kaldu diskon 15 persen, dan potongan Rp5.000 untuk Pronas daging kemasan.
Tidak hanya dari bahan makanan, peralatan masak pun tak luput dari gebyar diskon. Beberapa jenis steamer yang dijual di Hypermart mendapatkan diskon 25 persen. Sendok sup cuma dibanderol Rp29.900, dan sendok polesan kue berbahan silicon gel hanya dihargai Rp23.900.
Masih ada lagi diskon dengan pembayaran tertentu. Ada potongan hingga Rp500.000 khusus pembayaran dengan menggunakan Kredivo. Kemudian cashback Rp20.000 untuk Shopee Paylater dan Rp10.000 untuk Bank Jago. Tentu saja, ini merupakan kesempatan emas bagi pemilik akun pembayaran – pembayaran tersebut.
Diskon ini makin menarik lantaran Hypermart tersedia tidak hanya di Jakarta namun juga banyak kota lain di Indonesia seperti Pekalongan, Semarang, Karawang, hingga Solo dan Jogja. Total, Hypermart hadir di lebih dari 72 kota di Indonesia.
Ritel ini berada di bawah naungan PT Matahari Putra Prima Tbk. Didirikan pada tahun 1986, PT Matahari Putra Prima Tbk (“MPPA”) sukses menjadi peritel modern terkemuka di Indonesia. Saat ini, MPPA telah menjadi sebuah tujuan berbelanja dan sukses mengoperasikan lebih dari 222 gerai di berbagai penjuru Indonesia didukung oleh jaringan distribusinya yang kuat.
Strategi MPPA berlanjut untuk menjadi operator FMCG multi-format. Di 2015, berbagai lokasi Hypermart yang strategis direnovasi menjadi konsep baru, termasuk juga gerai-gerai baru yang dibangun mengikuti konsep baru ini. MPPA juga meluncurkan Primo supermarket premium, konsep FMX convenience store baru serta Boston Health & Beauty yang ditingkatkan. Pelayanan ini makin menjawab kebutuhan konsumen di Indonesia. Jadi tunggu apa lagi?
Baca Juga: Promo dan Diskon J.Co, Nikmati dengan Kemudahan Transaksi Ala BRImo!
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?