Suara.com - Tenang, nyaman, dan sejahtera. Itulah harapan yang diwujudkan bagi setiap orang untuk masa depannya. Untuk mewujudkan harapan itu, sedini mungkin memiliki perlindungan finansial melalui pengelolaan keuangan yang terencana.
Artinya, untuk mengelola keuangan setidaknya ada alokasi dana yang perlu dipersiapkan, melalui sejumlah perencanaan dan pertimbangan. Mulai dari tabungan, investasi, dan dan darurat. Secara teori pengelolaan keuangan tersebut terlihat mudah, namun tak bisa dipungkiri dalam prosesnya dibutuhkan pemahaman yang tepat.
Berkaitan dengan hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk hadir memberi kenyamanan dan kemudahan, dalam pengelolaan finansial yang lebih kompleks, terencana, terutama bagi para nasabah terpilih. Ya, para nasabah terpilih kini dapat menikmati layanan perbankan yang nyaman dan eksklusif sebagai proteksi di masa depan, melalui Sentra Layanan BRI Prioritas.
Adapun syarat menjadi nasabah prioritas adalah:
- Memiliki Asset Under Management Rp 500.000.000 yang dapat berupa produk simpanan (tabungan, giro, & deposito) termasuk rekening dana nasabah (RDN), investasi dan bancassurance
- Dana yang ditempatkan bukan berasal dari dana pinjaman BRI
- Memiliki rekening tabungan (perorangan) di BRI atas nama yang bersangkutan
- Tidak termasuk dalam daftar hitam nasional maupun daftar hitam BRI
- Melengkapi persyaratan dokumen pengajuan Nasabah BRI Prioritas.
Mengenai Sentra Layanan Prioritas (SLP) dan Priority Lounge
1. Sentra Layanan BRI Prioritas merupakan tempat pelayanan khusus bagi nasabah BRI Prioritas. Terdapat:
- Greeter Area : Ruang penyambutan dan petunjuk ketika nasabah datang pertama kali
- Service Area : Ruang pertemuan yang eksklusif dan nyaman
- Dealing Area : Ruang transaksi perbankan yang nyaman
2. Nama Ruangan Sentra Layanan BRI Prioritas diambil dari berbagai nama Tarian Penyambutan Indonesia, hal ini bermakna ketulusan BRI Prioritas dalam menyambut setiap Nasabah BRI Prioritas yang terdiri dari: Ruang Bedoyo, Legong, Lenso, Saman, dan Tortor
3. Terdapat 1 BRI Private Signature Outlet yang berlokasi di Gedung BRI II dan 40 Sentra Layanan BRI Prioritas yang tersebar di kota-kota besar seluruh Indonesia
4. Layanan khusus yang diberikan oleh unit kerja BRI yang tidak memiliki Sentra Layanan BRI Prioritas atau BRI Private Signature Outlet adalah layanan perbankan pada umumnya, dengan pelayanan minimal sebagai berikut:
Baca Juga: BRI Komitmen Dukung Pemerintah Perangi Judi Online di Indonesia
- Nasabah dibebaskan dari antrian
- Pelayanan dilakukan di satu ruangan khusus/Priority Lounge yang terpisah dari Banking Hall
5. Terdapat 165 Priority Lounge yang tersebar di Branch Office Bank BRI seluruh Indonesia agar Nasabah BRI Prioritas dapat melakukan transaksi di Branch Office yang tidak memiliki Sentra Layanan BRI Prioritas
6. Setiap Nasabah BRI Prioritas dikelola oleh 1 Priority Relationship Manager
7. Bagi Nasabah BRI Prioritas yang memiliki Perusahaan, maka dapat melakukan transaksi Perusahaan milik Nasabah di Sentra Layanan BRI Prioritas dan BRI Private Signature Outlet
Nah, melalui Sentra Layanan BRI Prioritas, selain mendapatkan fasilitas dan tempat konsultasi nyaman, Anda juga mendapatkan solusi terbaik mengenai perencanaan keuangan untuk masa depan. Yuk, kelola aset dan keuangan untuk mewujudkan masa depan finansial yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Cara Buka Tabungan BRI Lewat Digital CS, Simpel dan Cepat
-
Klasemen BRI Liga 1 2024/2025: Persib Bandung Mengamuk, Macan Kemayoran Mengaum
-
Saldo Rp100.000 Bisa Bawa Pulang Mobil? Nasabah BRI Bisa, Ini Buktinya!
-
Tim Kaya Bebas! Babak-belur Dihajar Persib, PSBS Biak Langsung Datangkan Bek Rp 3,04 Miliar!
-
Tak Main-main! BRI Gunakan 'Web Crawling' Buru Rekening Judi Online
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?