Suara.com - Untuk orang-orang yang mengikuti perpolitikan di Indonesia, nama Bahlil Lahadalia tentu bukan menjadi nama yang baru. Sepak terjangnya banyak menarik perhatian, belakangan ia disebut-sebut sebagai orang dekat Jokowi.
Bahlil Lahadalia saat ini juga menjadi Ketua Umum Partai Golkar setelah sebelumnya jadi calon satu-satunya. Ditambah lagi, loyalitasnya pada Jokowi juga membuat ia dipercaya dengan jabatan baru sebagai Menteri ESDM menggantikan Arifin Tasrif.
Jabatan baru ini diberikan pada Bahlil dalam rangka reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo di penghujung masa jabatannya. Ia menjalani pengambilan sumpah dan pelantikan di Istana Kepresidenan Jakarta, pada hari ini, Senin, 19 Agustus 2024 bersama dengan tujuh orang lainnya untuk masing-masing jabatan berbeda.
Daftar Saham dan Perusahaan Milik Bahlil Lahadalia
Tentu jika dirinci satu persatu, daftar kepemilikan saham dan perusahaan milik Bahlil Lahadalia akan sangat panjang mengingat rekam jejaknya di dunia bisnis yang sudah dirintis sejak lama. Namun ada beberapa saham dan perusahaan yang cukup menonjol, dan menjadi informasi menarik untuk publik.
Dilansir dari artikel terkait di suara.com, berikut daftar perusahaan yang dimiliki oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ini.
- PT Bersama Papua Unggul, kontraktor yang berpusat di Kota Jayapura ini dimiliki dengan total saham sebesar 90%
- PT Meta Mineral Pradana, perusahaan tambang nikel yang berpusat di Jakarta Selatan ini dimiliki dengan saham sebesar 90%
- PT Cendrawasih Hijau Lestari
- PT Map Surveillances
- PT Tribashra Sukses Abadi
- PT Sowita Karya Utama
- PT Tataran Media Sarana
- PT Rifa Capital
- PT Karya Bersama Mineral
- PT Wirani Sons
- PT Garda Nusantara
- PT Cendrawasih Artha Teknologi
- PT Kacci Purnama Indah
- PT Berkarya Bersama Halmahera
- PT Anugerah Sakti Konstruksi
- PT Duta Halmahera SLestari
- PT Duta Halmahera Mining
- PT Procon Multi Media
Profil Bahlil Lahadalia
Untuk yang belum mengenal profil dari Menteri ESDM ini, ia lahir di Maluku, 7 Agustus 1976 lalu. Nama Bahlil tercatat sebagai anggota dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di tahun 2003, dan menjabat ketua dari himpunan tersebut di tahun 2015 selama empat tahun ke depan.
Bahlil juga pernah memimpin delegasi perdagangan bagi pengusaha muda ke Jepang di tahun 2016, dan ke Eropa pada tahun 2018 lalu dalam rangka HIPMI-Europe Trade Mission 2018.
Baca Juga: Reshuffle Bikin PDIP Panas, Reaksi Bahlil soal Surat Senior Minta Jokowi jadi Ketum Golkar
Lulusan Sekolah Tinggi Ekonomi Port Numbay Jayapura kemudian melanjutkan meraih gelar master di Universitas Cendrawasih yang ada di Jayapura.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Profil 3 Menteri Baru Jokowi, Dilantik Jelang Masa Jabatan Presiden Usai
-
Selamat! Bahlil Lahadalia Akan Ditetapkan Sebagai Ketum Golkar yang Baru
-
Perpanjangan IUPK Hampir Rampung, Bahlil Minta Freeport Gercep
-
Agus Gumiwang Ngaku Siap Lantik Bahlil Lahadalia jadi Ketum Golkar, Asalkan...
-
Reshuffle Bikin PDIP Panas, Reaksi Bahlil soal Surat Senior Minta Jokowi jadi Ketum Golkar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026