Suara.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tetap menanggarkan subsidi energi di tahun 2025 yang difokuskan pada Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG.
Pada tahun depan, Bahlil mengalokasikan BBM subsidi 19,41 juta kilo liter (KL), yang terdiri dari 0,52 juta KL minyak tanah, dan 18,89 juta kl BBM Solar.
Kemudian, untuk LPG 3 kg, Ketua Umum Partai Golkar itu mengalokasikan volume 8,2 juta metrik ton.
Menurut Bahlil, Sebenarnya alokasi subsidi itu turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 19,58 juta kl. Alasannya, karena pemerintah ingin menyalurkan subsidi energi tepat sasaran.
"Harapannya jangan ada lagi mobil-mobil mewah memakai barang-barang subsidi," ujarnya seperti yang dikutip, Rabu (28/8/2024).
Bahlil juga mengajukan bahwa besaran subsidi solar masih sebesar Rp 1.000 per liter di tahun depan. Hal ini, mengingat adanya dampak sosial dan ekonomi terhadap kenaikan harga BBM.
Selanjutnya, pemerintah menggarkan dana Rp 90,22 triliun untuk kebutuhan subsidi listrik 2024. Angka itu naik tinggi Rp 73,24 triliun dari target 2024 yang mencapai Rp 73,24 triliun.
"Kenaikan tersebut didorong oleh perkiraan kenaikan jumlah penerima subsidi listrik dari 40,89 juta pelanggan di tahun 2024 menjadi 42,08 juta di tahun 2025," ucap Bahlil.
Baca Juga: Impor Minyak RI Meledak, Bahlil Putar Otak
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil