Suara.com - Keberhasilan mengelola hubungan pelanggan (customer relationship management) melalui program Customer Connectivity, mengantarkan SIG meraih penghargaan Customer Engagement Program of the Year pada ajang Marketeers Editor’s Choice Award 2024.
Customer Connectivity adalah program yang menghubungkan seluruh segmen pelanggan melalui ekosistem digital sehingga Perusahaan dapat lebih dekat dengan pelanggan, sekaligus meningkatkan brand equity dan kinerja penjualan.
Ekosistem digital tersebut juga membantu Perusahaan mendapatkan analisis big data mengenai kebutuhan pelanggan dan kondisi pasar sebagai landasan untuk menetapkan strategi bisnis yang tepat.
GM of Brand Management SIG, Sasha Media mengatakan, SIG memiliki jaringan pelanggan yang luas di seluruh wilayah Indonesia. Melalui program Customer Connectivity, SIG berhasil menghubungkan 60 ribu toko, 1.600 tenaga penjualan distributor, serta lebih dari 12 ribu tukang bangunan, dalam sebuah ekosistem digital.
"Ini merupakan apresiasi atas keberhasilan inovasi SIG dalam mengelola relasi dengan pelanggan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi menghadirkan program-program unggulan lainnya agar selalu dekat dengan pelanggan dan menjadi yang terdepan dalam memberikan solusi bahan bangunan," kata Shasa dalam keterangannya dikutip Selasa (17/9/2024).
Emiten dengan kode saham SMGR ini melalui program Customer Connectivity, menjalankan aktivitas digital marketing secara menyeluruh, mulai dari tukang bangunan, pemilik toko, tenaga penjualan, distributor, pemilik rumah, hingga pemangku kepentingan lainnya seperti instansi pemerintah, konsultan, akademisi, dan pelanggan korporasi.
Adapun ekosistem pemasaran dan penjualan digital SIG, meliputi platfom grup perbincangan komunitas dan Jagobangunan.com untuk para tukang, mandor, dan kontraktor; AksesToko untuk pemilik toko, distributor dan tenaga penjualan; serta SobatBangun untuk layanan pembangunan dan renovasi rumah terintegrasi untuk pemilik rumah/bangunan.
SIG juga menghadirkan SIG Official Store di Tokopedia untuk memberikan kemudahan akses bagi pelaggan untuk membeli produk-produk SIG.
Tidak hanya menjadi media pemasaran dan penjualan produk-produk SIG, serta sarana untuk berbagi pengetahuan, ekosistem digital tersebut juga menjadi wadah interaksi (engagement) antara Perusahaan dengan pelanggan melalui berbagai aktivasi, seperti kuis, dan media promosi.
Baca Juga: Buntut Hasil Minor, Semen Padang FC Hentikan Hendri Susilo sebagai Pelatih
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menyampaikan, ekosistem pemasaran dan penjualan digital merupakan wujud komitmen SIG untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.
SIG juga mengoptimalkan ekosistem digital sebagai sarana edukasi bagi pelanggan, salah satunya mengenai pentingnya penggunaan semen hijau yang ramah lingkungan. "Penggunaan semen hijau yang rendah karbon merupakan upaya kolektif untuk mereduksi gas rumah kaca penyebab perubahan iklim untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik," ujar Vita Mahreyni.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara
-
Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I
-
BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading