Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperluas layanan penyeberangan antar pulau di wilayah Tual, Maluku. Pasalnya, di wilayah tersebut memiliki potensi wisata dan bisa menumbukan perekonomian lokal.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menegaskan bahwa ASDP melalui Cabang Ambon dan Tual terus berupaya untuk memastikan terpenuhinya layanan kepentingan umum serta memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah yang terdiri dari banyak pulau kecil ini.
"Akses transportasi masih terbatas, padahal Tual dan sekitarnya menyimpan potensi wisata yang luar biasa, terutama destinasi wisata pantai. Kami memastikan layanan penyeberangan yang aman dan nyaman dapat meningkatkan arus wisatawan ke wilayah ini," ujar Shelvy dalam keterangan tertulis, Selasa (17/9/2024).
Shelvy menjelaskan, salah satu tujuan wisata yang kini makin mudah diakses berkat layanan ASDP adalah Pantai Batu Kora dan Pantai Papaliseran di Dobo.
Kedua pantai ini menawarkan panorama pasir putih yang memukau, dan wisatawan dapat menjangkaunya melalui lintasan Tual-Dobo menggunakan KMP Lobster dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.
"Transportasi ini menjadi vital untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, yang pada gilirannya mendorong ekonomi lokal melalui sektor pariwisata," jelas dia.
Selain Dobo, wisatawan juga bisa mengunjungi wilayah Bandaeli dengan waktu tempuh hanya satu jam dari Tual menggunakan KMP Tanjung Madlahar.
Bandaeli tidak hanya menawarkan keindahan pantai, tetapi juga warisan budaya berupa kerajinan gerabah tradisional yang dikenal sebagai Umbo/Umba.
Pewarnaan gerabah ini dilakukan dengan teknik kuno menggunakan batu alam, seperti Batu Tinggao dan Batu Wailyaro, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Baca Juga: Jamin Layanan Prima, ASDP Bidik Trafik Penumpang-Kendaraan Capai 10% di Libur Panjang Maulid Nabi
Tak hanya dari sisi pariwisata, ASDP juga berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat, terutama dalam distribusi bahan pokok seperti sayuran.
"Tual dan pulau-pulau sekitarnya memiliki kondisi tanah berpasir yang menyulitkan pertanian sayuran, sehingga pasokan harus didatangkan dari daerah lain, seperti Ambon. ASDP memastikan proses distribusi sayuran dan bahan pokok lainnya dapat berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dan ekonomi lokal tetap bergerak," kata Shelvy.
Menurut dia, akses transportasi yang disediakan ASDP tidak hanya menguntungkan bagi pariwisata, tetapi juga memacu kegiatan ekonomi lainnya. Aksesibilitas yang lebih baik membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tumbuh dan berkembang, karena barang-barang dapat dikirim lebih cepat dan lebih murah.
"Kami melihat semakin lancarnya distribusi barang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal," beber Shelvy.
Kekinian, ASDP melayani lintasan penyeberangan di wilayah Tual dengan tiga kapal ferry, yakni KMP Lobster, KMP Tanjung Madlahar, dan KMP Erana. Rute yang dilayani mencakup Tual-Dobo, Dobo-Benjina, Tual-Kur, hingga Tual-Kaimana, yang menghubungkan wilayah-wilayah terpencil dengan pusat distribusi dan pariwisata.
ASDP mencatat bahwa sejak Januari hingga Agustus 2024, perusahaan telah melayani 16.272 penumpang dan 1.932 kendaraan, sebagian besar kendaraan roda dua.
Dengan semakin berkembangnya akses penyeberangan ini, diharapkan perekonomian Tual dan daerah sekitarnya akan terus meningkat.
ASDP optimistis bahwa peningkatan konektivitas antar pulau akan memberikan dampak positif bagi sektor-sektor strategis seperti pariwisata, perdagangan, dan distribusi bahan pokok, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond