Suara.com - PT BNI Sekuritas mengumumkan kolaborasi dengan tiga mitra, yaitu Fairatmos, River Clean Up, dan Cemara Paper, dalam rangka melaksanakan serangkaian kegiatan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk "We Move, We Share, We Care." yang berfokus pada tiga pilar yaitu literasi dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.
Direktur Operasional dan Pembina CSR BNI Sekuritas, Yoga Mulya, menekankan komitmen perusahaan terhadap praktik berkelanjutan melalui inisiatif inovatif yang bertujuan mengatasi tantangan lingkungan yang mendesak terkait darat, udara, dan air.
"Program ini mencerminkan dedikasi kami untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Dengan bermitra bersama Fairatmos, River Clean Up, dan Cemara Paper, kami mengambil langkah konkret menuju pencapaian Net Zero Emission (NZE) sambil mendukung keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," kata Yoga dalam keterangannya pada Rabu (25/9/2024).
Dalam langkah signifikan mendukung upaya NZE milik Pemerintah, BNI Sekuritas menjalin kerjasama dengan Fairatmos, perusahaan teknologi iklim asal asia tenggara, untuk menanam untuk menanam 3.000 pohon mangrove secara bertahap di Laguna Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah.
Penanaman tahap awal sebanyak 1.000 pohon telah dilakukan dan jumlah ini akan mencapai 3.000 pohon seiring dengan peringatan 30 tahun berdirinya BNI Sekuritas pada tahun 2025. Harapannya inisiatif ini dapat berkontribusi untuk menyerap sekitar 57 ton emisi CO2 ekuivalen atau lebih dalam sepuluh tahun ke depan.
CEO dan Founder Fairatmos Natalia Rialucky Marsudi menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. Pemilihan mangrove sebagai fokus penanaman sangat tepat, mengingat perannya yang krusial dalam ekosistem pesisir. Mangrove tidak hanya menyerap emisi karbon secara efektif, tetapi juga melindungi garis pantai, menyaring air, dan menjadi habitat bagi berbagai spesies laut.
Fairatmos juga melibatkan Tim Koperasi JAWARA (Jaga Wana Segara) pada proses penanaman 3.000 pohon yang terdiri dari spesies Bakau (Rhizophora sp.), Tancang (Bruguiera sp.), dan Api-api (Avicennia sp.). Fairatmos berharap penanaman ini dapat memperkaya keanekaragaman hayati di Laguna Segara Anakan.
“Upaya BNI Sekuritas dan Fairatmos ini bukan hanya langkah strategis untuk keberlanjutan lingkungan, tetapi juga merupakan investasi yang akan memberikan dampak signifikan hingga puluhan tahun mendatang. Dengan menjaga dan melindungi ekosistem mangrove, kemitraan ini memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” lanjut Ria.
Baca Juga: Upaya PIS Bantu Pemerintah Capai Net Zero Emission 2060
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi
-
Harga Emas Stabil Hari Ini, Valuasi Alternatif Antam di Bawah 3 Jutaan
-
Profil PT Darma Henwa Tbk (DEWA), Emiten Kontraktor Tambang Grup Bakrie
-
Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI