Suara.com - Kacamata tidak hanya digunakan untuk alasan kesehatan, tetapi juga soal penunjang gaya. Oleh karena itu, memilih model kacamata yang tepat dapat menunjang penampilan Anda secara keseluruhan.
Sebelum menentukan model kacamata yang ingin dibeli, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah tentang kecocokan bentuk wajah dengan model kacamata.
Sebab, ada beberapa model kacamata yang tidak cocok digunakan pada bentuk wajah tertentu. Kesalahan memilih model kacamata dapat membuat wajah terlihat lebih besar dan terkesan tidak proporsional.
Berikut adalah rekomendasi model kacamata yang sesuai dengan bentuk wajahnya.
1. Wajah bulat
Wajah bulat memiliki karakteristik panjang dan lebar yang hampir sama. Garis rahang juga lebih lembut tanpa sudut yang tajam. Oleh karena itu, Anda dapat memilih model kacamata yang dapat membantu menyeimbangkan fitur wajah.
Pilihlah kacamata yang memiliki sudut tajam dengan bentuk geometris, seperti persegi atau persegi panjang. Bisa juga dengan memilih kacamata yang bingkainya lebih besar daripada wajah untuk memberikan efek tirus.
2. Wajah oval
Pada dasarnya, wajah oval cocok menggunakan model kacamata apa saja. Sebab, pemilik wajah oval cenderung memiliki dahi yang sedikit lebih lebar dengan tulang pipi yang terlihat lebih tinggi sehingga bentuknya sudah proporsional.
Baca Juga: Tumbuh Berkelanjutan, Dalam 5 Tahun Aset BRI Tumbuh 53,4% Tembus Rp1.977,37 Triliun
Jika memiliki tipe wajah ini, Anda bebas bereksperimen menggunakan variasi model kacamata, mulai dari persegi, d-frame, bulat, hingga cat eye. Manfaatkan bentuk wajah yang ideal ini dengan bebas memilih material dan warna kacamata yang lebih bervariasi untuk menunjang penampilan.
3. Wajah hati
Karakteristik wajah hati cenderung memiliki dahi yang lebar. Bentuk wajah ini kerap memiliki “masalah” di area dagu yang terkesan sempit.
Untuk itu, Anda membutuhkan kacamata dengan bingkai bawah yang lebih lebar. Bisa juga menyiasatinya dengan kacamata tanpa bingkai atau rimless untuk menyeimbangkan dahi dan dagu.
4. Wajah segitiga
Persegi atau segitiga merupakan bentuk wajah yang paling unik. Wajah segitiga memiliki fitur yang kuat pada garis rahang dan sempit serta tulang pipi yang menonjol.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Semringah Dapat Suntikan Amunisi Baru Jelang Lawan Madura United, Siapa Dia?
-
2 Faktor Kunci yang Buat Arema Comeback Kalahkan PSIS Semarang
-
Rahasia Lolos Survei KUR BRI, Simak 5 Tips Jitu Dapatkan Pinjaman Usaha
-
Top Up DANA Lewat BRImo: Mudah dan Cepat Cuma 10 Langkah!
-
KUR BRI Rp100 Juta, Angsuran Mulai Rp1 Jutaan! Ini Simulasinya
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
-
Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!
-
Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter
-
Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?