Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menggenjot kinerja dengan memperkuat bisnis data center. Hal ini sebagai langkah adaptif untuk mengikuti perkembangan teknologi yang berkembang pesat.
Head of Digital Vertical Ecosystem Government & Public Service Telkom Indonesia Gde Ngurah Sandhy Widyasthana mengatakan, kebutuhan data center tengah meningkat, terlebih untk penyimpanan data yang aman.
Dirinya menjelaskan, perseroan memperkuat bisnis data center dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI.
"Karena memang ke depannya data center sangat dibutuhkan," ujarnya diskusi Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas di Sarinah Jakarta, yang dikutip Selasa (8/10/2024).
TLKM juga tidak sendiri dalam pengembangan data center. Sandhy menyebut, TLKM akan menggandeng perusahaan lain, di mana harus sesuai dengan jalannya bisnis perseroan.
"Terutama yang bisa AI, terus harus memperhatikan ESG juga, hemat energi, green, dan lain sebagainya. Dan kami punya kapabilitas di sana," kata dia.
Kekinian, TLKM tengah membangung pusat data berbasis AI di Batam, Kepulauan Riau. Rencananya, pembangunan ini bsa selesai pada kuartal III tahun 2025.
Adapun pembangunan pusat data seluas 10 hektare itu memakan baiaya Rp 1,5 - 1,6 triliun. Lewat proyek tersebut, TLKM bisa beri sumbangsih ke negara sebesar Rp 50 triliun dalam setahun.
Baca Juga: Telkom Rilis Platform Video Analitik Antares Eazy, Intip Fungsinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI
-
Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen
-
Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!
-
Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!
-
Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri