Suara.com - Upaya untuk mengurangi emisi karbon yang berkontribusi pada perubahan iklim terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Dalam rangka mencapai target penurunan emisi, Indonesia telah menetapkan komitmennya mencapai net zero emission pada taun 2060.
Peruri sebagai BUMN yang memiliki komitmen untuk membantu program pemerintah dalam penurunan emisi tersebut, telah melaksanakan penanaman 1.200 pohon di Kebun Bela Negara milik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur yang berlokasi di Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Rabu (6/11/2024).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi tahun kedua antara Peruri, Anak Perusahaan Peruri Security Printing, UPN Veteran Jawa Timur, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri oleh Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi; Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi beserta jajaran wakilnya; Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Dr. Elmi Sumiyarsono. S.T., M.T.; dan Direktur Utama Peruri Security Printing, Ahmad Hidayat.
Mengusung tema “Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Peruri terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 13 yaitu Penanganan Perubahan Iklim dan Nomor 15 yaitu Menjaga Ekosistem Daratan.
Melalui kegiatan ini Peruri telah menunjukkan komitmennya sebagai agen perubahan yang aktif dalam melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di berbagai bidang, termasuk lingkungan.
“Penanaman pohon ini tidak hanya menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat, tetapi juga sebagai upaya kolektif untuk mengurangi dampak global warming dan emisi karbon yang berdampak pada kehidupan kita semua,” ujar Adi Sunardi, Head of Corporate Secretary dalam sambutannya dikutip Jumat (8/11/2024).
Peruri menyadari bahwa penurunan emisi adalah langkah penting untuk melindungi bumi dan memastikan keberlanjutan lingkungan hidup bagi generasi mendatang. Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab, Peruri terus berupaya mengurangi jejak emisi karbon, di antaranya secara aktif bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat, serta organisasi lingkungan untuk memperluas dampak positif dari upaya yang dilakukan.
Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Prof. Akhmad Fauzi, menegaskan pentingnya kolaborasi ini bagi masa depan Indonesia. “Kolaborasi ini bukan hanya soal menanam pohon, tetapi tentang menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kerja sama yang terus berlanjut, Peruri dan UPN Veteran Jawa Timur berkomitmen untuk terus berupaya mengurangi dampak perubahan iklim dengan memperbanyak ruang terbuka hijau di kawasan yang membutuhkan, guna mendukung Indonesia yang berkelanjutan.
Baca Juga: Latar Belakang Dony Oskaria, Keluarga Sultan Andara yang Masuk Lingkaran Istana
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival