Suara.com - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan sepanjang pekan ini. Tercatat, harga emas Antam anjlok sebesar Rp49.000 per gram.
Pada hari Sabtu (16/11/2024) emas Antam dibandrol Rp1.468.000 per gram. Jika dibandingkan dengan dengan awal pekan ini harga emas antam sudah turun Rp49.000 per gram dari Rp1.517.000 per gram pada Senin (11/11/2024).
Pada hari Selasa (12/11/2024) harga emas lansiran perusahaan plat merah ini bahkan anjlok dalam hingga Rp35.000 per gram.
Sementara pada hari Sabtu ini harga emas Antam turun sebesar Rp2.000, sehingga harga emas per gram kini menjadi Rp1.468.000. Kondisi ini
Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut turun tipis menjadi Rp1.318.000 per gram.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.
PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Sabtu:
- Harga emas 0,5 gram: Rp784.000
- Harga emas 1 gram: Rp1.468.000
- Harga emas 2 gram: Rp2.876.000
- Harga emas 3 gram: Rp4.289.000
- Harga emas 5 gram: Rp7.115.000
- Harga emas 10 gram: Rp14.175.000
- Harga emas 25 gram: Rp35.312.000
- Harga emas 50 gram: Rp70.545.000
- Harga emas 100 gram: Rp141.012.000
- Harga emas 250 gram: Rp352.265.000
- Harga emas 500 gram: Rp704.320.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp1.408.600.000
Baca Juga: Kenapa Erick Thohir Tunjuk Bos Lion Air jadi Dirut Garuda Indonesia?
Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok