Suara.com - Emiten kesehatan PT Pyridam Farma Tbk atau PYFAGROUP menyuplai kebutuhan vitamin dan obat-obatan bagi masyarakat yang terdampak korban banjir Cianjur Selatan, Jawa Barat.
Wilayah ini mengalami bencana banjir dan tanah longsor akibat intensitas hujan tinggi. Desadesa seperti Sinarlaut, Girimukti, dan beberapa kecamatan lain terdampak, dengan kerusakan infrastruktur termasuk jalan utama dan jembatan.
Warga di wilayah terdampak kini menghadapi tantangan besar, seperti sulitnya akses logistik dan kesehatan, serta daya tahan tubuh yang melemah akibat cuaca dan kondisi di pengungsian maupun pemukiman.
"Kami memahami bahwa banjir yang melanda telah memberikan dampak besar bagi masyarakat, baik secara fisik maupun emosional. Melalui bantuan pemberian vitamin ini, kami berharap dapat memberikan perlindungan kesehatan kepada para korban, sehingga mereka tetap memiliki daya tahan tubuh yang baik di tengah situasi sulit ini,” ujar dr. Widjanarko Brotosaputro Chief of Strategic Development PYFAGROUP dalam keterangannya dikutip, Jumat (13/12/2024).
Ratusan vitamin dan obat telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur pada Kamis (12/12/2024). Rencananya vitamin tersebut akan didistribusikan untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Cianjur Selatan.
Adapun produk-produk vitamin dan obat yang diberikan seperti Imudator Optima Syrup, vitamin Pyfahealth D3-1000 IU, Damuvit C1000, Vitamin C, vitamin Sangovitin dan Pyridol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure
-
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
-
SMF Bakal Ajukan PMN Rp5,39 Triliun untuk Pembiayaan FLPP 2026
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump
-
Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS
-
Sasar Momentum THR, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
-
Bursa Kripto CFX Manjakan PAKD dengan Layanan Rekonsiliasi Transaksi yang Kian Fleksibel
-
Rasio Kredit Bermasalah KPR Meningkat, SMF Sebut Bukan karena Tenor Diperpanjang hingga 30 Tahun