Suara.com - PT KAI Commuter Line telah membatalkan 15 perjalanan kereta rute Jakarta Kota menuju Tanjung Priok dan sebaliknya akibat dampak dari banjir rob di wilayah tersebut.
"Saat ini kami terus memantau genangan air di lintasan kereta ini," ujar Leza Arlan, Kepala Hubungan Eksternal dan Citra Perusahaan KAI Commuter, saat dihubungi di Jakarta pada hari Senin.
Dia menjelaskan bahwa ada 10 perjalanan kereta commuter line dari Jakarta Kota ke Tanjung Priok yang dibatalkan, yaitu KA No 2418A, 2420A, 2422A, 2424A, dan 2426A.
Selain itu, ada juga lima perjalanan dari Tanjung Priok ke Jakarta Kota yang dibatalkan, meliputi KA nomor 2417A, 2419A, 2421A, 2423A, dan 2425A.
"Kami menghimbau kepada para pengguna untuk mengatur kembali jadwal perjalanan mereka dan mengikuti arahan petugas di stasiun," tambahnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa sembilan RT di Marunda, Jakarta Utara, dan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, terendam banjir rob pada pagi hari Senin.
"Informasi terbaru per pukul 10.00 WIB menunjukkan genangan air telah merendam beberapa area di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu," ungkap Isnawa Adji, Kepala BPBD DKI Jakarta, pada hari yang sama, dikutip dari Antara.
Menurutnya, terdapat tiga RT di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, yang terendam air setinggi antara 15 hingga 25 sentimeter. Sementara itu, enam RT di Kelurahan Pulau Panggang memiliki ketinggian air mencapai 40 sentimeter.
Selain itu, ruas Jalan RE Martadinata di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kecamatan Tanjung Priok, juga terkena dampak banjir rob tersebut.
Baca Juga: Tidak Bebas Pakai GBK dan JIS, Persija Berencana Bangun Stadion Sendiri
Berita Terkait
-
Potret Kawasan Muara Angke Kembali Direndam Banjir Rob
-
Banjir Rob Rendam 6 RT di Jakarta Utara, Pluit Terparah!
-
Terendam Lagi, Banjir Rob Bikin Pekerja Sulit Tembus Akses Pelabuhan Muara Angke
-
Jakarta 2050: Antara Kampung Akuarium dan Kecemasan Warga Muara Angke
-
Satu RT di Penjaringan Jakut Terendam Banjir Rob, BNPB Minta Masyarakat Waspada
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas
-
RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO
-
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
-
RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar