Suara.com - PT Nestlé Indonesia berhasil mendapatkan apresiasi dalam Indonesia Corporate Sustainability Award 2024, yang diselenggarakan PT Olahkarsa. Penghargaan ini ditujukan bagi perusahaan, individu, dan organisasi yang telah menunjukkan komitmennya dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis.
PT Nestlé Indonesia dianugerahi penghargaan silver award pada kategori “Best Practice in Creating Shared Value”, setelah melewati beberapa tahapan penilaian ketat, diantaranya evaluasi dokumen dan sesi pitching.
Co-Founder & CEO Olahkarsa Unggul Ananta mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi PT Nestlé Indonesia dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan serta menciptakan kontribusi positif bagi lingkungan, sosial, dan tata kelola yang unggul.
"Semoga penghargaan ini mampu memotivasi lebih banyak pelaku industri untuk berinovasi dan menciptakan dampak positif yang lebih luas,” ujarnya.
Komitmen Kembangkan Komunitas Peternak Sapi Perah
Sejak 52 tahun lalu, PT Nestlé Indonesia selalu berkomitmen untuk menghasilkan produk berkualitas dengan memanfaatkan sumber daya lokal serta bahan baku setempat. Salah satunya dengan mendukung pengembangan komunitas peternakan sapi perah rakyat di sekitar wilayah operasionalnya.
Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé, Indonesia Sufintri Rahayu mengatakan, PT Nestlé Indonesia senantiasa berkomitmen untuk menciptakan manfaat bersama bagi individu, masyarakat, dan lingkungan dalam mata rantai operasional.
"Bentuk kemitraan yang telah terjalin selama hampir lima dekade dengan koperasi dan peternak sapi perah rakyat di Jawa Timur merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas peternak, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, PT Nestlé Indonesia mendorong implementasi praktik pertanian berkelanjutan oleh para peternak sapi perah rakyat sebagai bagian untuk melestarikan sumber daya bagi generasi mendatang,” ungkap Sufintri.
Libatkan lebih dari 27.000 Peternak Sapi Perah
Jalinan kerja sama PT Nestlé Indonesia dengan komunitas peternak sapi perah rakyat di Jawa Timur dimulai dengan salah satu koperasi susu segar di Pujon, Malang, Jawa Timur guna pengadaan susu segar segar sebanyak 160 liter per hari untuk pasokan operasional pabrik. Hingga saat ini, bentuk kemitraan ini telah melibatkan lebih dari 27.000 peternak sapi perah rakyat, 32 koperasi susu yang berada di Jawa Timur.
PT Nestlé Indonesia juga berfokus memberikan manfaat bagi komunitas peternak sapi perah rakyat dan ekosistem yang lebih luas. Maka dari itu, sejak 2022, PT Nestlé Indonesia telah memperluas kerja sama dengan peternak sapi perah rakyat di Jawa Tengah, yang mana hasil susu segar tersebut diserap oleh Pabrik Bandaraya di Batang.
Head of Sustainable Agri PT Nestlé Indonesia Syahrudi menyebut, “PT Nestlé Indonesia selalu berupaya dan berinovasi mendukung pemberdayaan peternakan sapi perah rakyat di berbagai aspek, seperti penyediaan fasilitas bagi sapi perah untuk menghasilkan produksi susu segar yang optimal serta berkualitas, pelatihan praktik peternakan sapi perah yang baik dan berkelanjutan, serta dorongan untuk menjalankan bisnis yang lebih ramah lingkungan.
"Hal ini sejalan dengan misi jangka panjang Nestlé untuk mempercepat transisi menuju sistem pangan regeneratif, yang tidak hanya melindungi tetapi juga memulihkan lingkungan untuk generasi masa depan," katanya.
Peternak Apresiasi Nestlé Indonesia
Salah satu peternak dari KUD Argopuro Krucil H. Suloso mengungkapkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh PT Nestlé Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan peternak lokal.
"Dukungan ini saya dapatkan tidak hanya pada pendampingan teknis, tetapi juga pendampingan finansial, di mana hal tersebut tentunya sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan usaha kami. Dengan pendampingan dan bantuan tersebut, insha Allah, kami dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas susu segar yang tentunya berdampak baik bagi pendapatan dari usaha ini,” katanya.
Berita Terkait
-
Raih Ratusan Penghargaan, Dokter Kecantikan Ayu Widyaningrum Berinovasi Atasi Dampak Diabetes dan Autoimun pada Kulit
-
Nasabah PNM Mekaar Asal Lampung Raih Penghargaan Aksi Nyata Bela Negara
-
Casa Cuomo Kembali Masuk Daftar Top 50 Restoran Italia Terbaik Dunia 2025
-
Daftar Lengkap Pemenang KBS Entertainment Awards 2024, Ada Karina Aespa Hingga Jungwoo NCT
-
Bangga! AHY Raih Dua Penghargaan Bergengsi pada Pasca Award 2024 Universitas Airlangga
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim