Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) pada hari Kamis (2/1/2025) menekankan pentingnya kualitas saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam sambutannya saat membuka perdagangan perdana BEI, Menkeu menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan agar saham-saham yang diperdagangkan berasal dari perusahaan-perusahaan yang sehat dan dikelola dengan tata kelola yang baik.
"Kita bertanggung jawab agar saham-saham yang dijual belikan adalah saham-saham yang sehat," kata Sri Mulyani.
Dirinya pun mengingatkan pentingnya perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa memiliki fundamental yang kuat dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini disampaikan dalam rangka melindungi masyarakat sebagai investor agar tidak merasa dirugikan setelah membeli saham.
"(Saham) yang berasal dari fundamental perusahaan-perusahaan yang dikelola dengan tata kelola yang baik sehingga masyarakat tidak merasa mereka membeli sebuah surat berharga yang ternyata tidak berharga," tegas Menkeu.
Pernyataan Menkeu ini mengindikasikan bahwa pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pasar modal di Indonesia dengan cara mendorong perusahaan-perusahaan untuk menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) yang baik.
Selain itu, pemerintah juga akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas perdagangan saham untuk mencegah terjadinya manipulasi pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa