Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), emiten properti milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan, terus agresif dalam ekspansi bisnisnya.
Pasalnya, Aguan berencana untuk mengakuisisi lahan tambahan di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK) agar wilayah properti mereka semakin luas.
Saat ini, PANI tengah menggalang dana sebesar Rp23 triliun melalui rights issue dan private placement untuk meningkatkan kepemilikan lahannya menjadi 1.876 hektare.
"Meskipun ada penambahan, luas ini masih di bawah potensi 6.000 hektare di PIK 2," ujar Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christopher Rusli, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/1/2025).
Diketahui PANI berfokus pada pengembangan properti di PIK2 dan merupakan bagian dari Agung Sedayu Group. Nantinya di wilayah ini bakal ada kehadiran fasilitas kelas dunia, seperti pengembangan MICE oleh Central Business District (CBDK), mendukung nilai jual lahan premium di kawasan tersebut dengan meningkatkan arus pengunjung.
"Strategi pemasaran PANI yang efektif menjaga permintaan dan mendukung harga premium," tambah Christopher.
Kepemilikan lahan berkelanjutan oleh PANI di PIK2 memungkinkan perencanaan terpadu untuk pengembangan skala besar.
Aguan pun berambisi memiliki proyek ambisius seperti pelabuhan, taman hiburan, dan sirkuit Formula Satu menjadi sorotan, memperkuat keunggulan strategis dan berpotensi mendorong kenaikan harga jual lahan di masa depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal