Suara.com - Harga emas kini tengah naik daun dengan mencapai harga tertingginya. Bahkan, Harga emas Antam kini menyentuh harga paling tinggi sepanjang sejarah.
Hal ini yang membuat masyarakat berbondong-bondong untuk menjual emas, demi mendapatkan cuan yang besar.
Seperti yang dilakukan warga Kota Palembang, Sumatera Selatan yang melancarkan aksi menjual perhiasan emas memanfaatkan momentum tinggi ya harga emas akhir-akhir ini.
"Harga emas baik logam mulia maupun yang berbentuk perhiasan akhir-akhir ini terus bergerak naik, momentum ini saya manfaatkan untuk menjual barang berharga itu," ujar Johan salah seorang warga di salah satu toko emas di kawasan pertokoan Megahria 17 Ilir Palembang, seperti dikutip dari Antara, Minggu (2/2/2025).
Menurut dia, harga emas sekarang ini pada posisi cukup tinggi sekitar Rp1,6 juta per gram dan perhiasan emas kadar 24 karat sekitar 8,5 juta per suku (setara berat 6,7 gram).
Melihat harga yang cukup tinggi itu, dia memutuskan untuk menjual satu keping logam mulia berat 10 gram dan satu buah cincin berat 13,4 gram (2 suku).
Uang hasil penjualan sebagian digunakan untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan hidup sehari-hari, serta sebagian ditabung yang nantinya jika harga emas turun, dialokasikan kembali untuk membeli emas, kata warga.
Sementara Hendrik salah seorang pemilik toko emas kawasan pertokoan Megahria Palembang menjelaskan bahwa harga emas akhir-akhir ini cukup tinggi dan kemungkinan akan terus bergerak naik.
Dengan kondisi harga emas sekarang ini, dalam sepekan terakhir cukup banyak warga yang menjual logam mulia dan perhiasan emas yang selama ini disimpan sebagai investasi jangka panjang.
Baca Juga: Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp1.624.000/Gram
Bagi warga yang menjual logam mulia, dia membelinya dengan harga Rp1,45 juta per gram dan perhiasan emas dipotong ongkos upah sekitar Rp200.000 per suku tergantung bentuk dan ukurannya.
"Sekarang yang datang ke toko lebih banyak untuk menjual dibandingkan membeli, jika harga perhiasan emas bergerak turun kemungkinan kondisinya baru berbalik banyak yang membeli," ujar pedagang emas Hendrik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal