Suara.com - Penantian banyak orang terhadap bulan Ramadhan tentu bukan jadi rahasia lagi. Bulan penuh berkat ini tidak terasa akan segera tiba dalam waktu dekat, yang sekaligus memunculkan pertanyaan tentang THR 2025 kapan cair.
Tunjangan Hari Raya diberikan pada golongan pekerja sebagai salah satu bentuk kompensasi atau bonus dari perusahaan, atau tempat mereka bekerja menjelang hari raya keagamaan. Momen paling umum adalah menjelang perayaan Idul Fitri setiap tahunnya.
Lalu THR 2025 Kapan Cair?
Mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2024, THR harus dibayarkan paling lambat 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri 2025 mendatang. Jika mengacu pada perhitungan kalender Hijriyah, maka hari raya akan tiba pada tanggal 31 Maret 2025 dan 1 April 2025 mendatang.
Artinya pencairan THR untuk tahun 2025 ini paling lambat dilakukan pada tanggal 20 Maret 2025 nanti, yakni 10 hari sebelum tibanya perayaan lebaran 2025. Pada periode ini pencairan THR memang lebih cepat dari biasanya, dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik lebaran
Diharapkan dengan pencarian yang lebih awal ini, masyarakat yang ingin melaksanakan mudik dapat berpindah dalam kurun waktu yang lebih lega sehingga kemacetan lalu lintas dan kepadatan di area transportasi umum dapat lebih terkendali demi kenyamanan dan keamanan bersama.
Terkait Gaji ke-13 untuk ASN
Untuk aparatur sipil negara atau ASN, kabar menggembirakan juga menyusul. Hal ini terkait dengan pencairan gaji ke-13 yang biasanya dilakukan di pertengahan tahun. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa proses pencairannya telah dipersiapkan, dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Meski demikian detail jumlah dan waktu pencairan gaji ke-13 masih harus menunggu pengumuman lebih lanjut dari Kementerian Keuangan selaku lembaga yang berwenang dalam hal ini. Muncul isu tentang gaji ke-13 yang tidak dicairkan 100%, namun untuk THR kemungkinan besar akan dicairkan sebesar 100%.
Komponen dari THR sendiri adalah gaji pokok atau pensiunan pokok, ditambah dengan tunjangan yang melekat. Mulai dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan struktural/fungsional/umum lainnya, dan tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkannya.
Itu tadi penjelasan singkat mengenai THR 2025 kapan cair yang bisa disampaikan dalam artikel ini. Mengingat waktunya yang sudah tidak lama lagi, maka kemungkinan besar pengumuman mengenai kapan waktu pencairan dan besaran dana yang dicairkan akan segera diumumkan oleh menteri atau pihak terkait. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan