Suara.com - Ketua Satgas Implementasi BAKTI sekaligus EVP Government Service Telkomsat, Hari Usmayadi, menyampaikan bahwa Proyek Penyediaan Kapasitas Satelit & Backbone BTS USO (Base Transceiver Station Universal Service Obligation) guna mendukung operasional lebih dari 1.200 lokasi BTS USO di seluruh Indonesia.
Melalui proyek ini, Telkomsat memastikan layanan seluler BTS USO dapat beroperasi secara optimal melalui pengelolaan kapasitas satelit, migrasi sistem, serta integrasi jaringan yang terstruktur ke masing – masing operator seluler.
“Implementasi proyek ini telah mencapai lebih dari 90% penyelesaian dalam kurun waktu kurang dari 1 (satu) bulan, dengan upaya berkelanjutan untuk menyelesaikan sisa lokasi yang mengalami kendala teknis
antara lain faktor kahar dan community issue. Dengan selesainya proyek BTS USO BAKTI 2025 ini, diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan pemerataan akses komunikasi di wilayah 3T serta mendukung konektivitas digital di Indonesia," jelasnya ditulis Senin (10/2/2025).
Sementara itu, Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, dalam sambutannya menegaskan komitmen Telkomsat dalam mendukung program BAKTI melalui keandalan teknologi satelit yang dikelola oleh Telkomsat.
"Sebagai penyedia layanan satelit, Telkomsat siap mendukung BAKTI dalam menghadirkan konektivitas digital bagi masyarakat di wilayah 3T. Dengan 5 satelit yang kami kelola, kami memastikan layanan yang andal, efisien, dan dapat menjangkau daerah-daerah yang sulit terlayani oleh jaringan terestrial. Selain itu,
Telkomsat juga memiliki beragam portofolio layanan, termasuk Upstream Services, Downstream Services, NGSO-Based Services, Advanced Technology Services, dan SolutionBased Services, yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan komunikasi dan digitalisasi di Indonesia,” ungkap Lukman.
Dukungan terhadap proyek ini juga disampaikan oleh perwakilan dari tiga operator seluler yang turut hadir dalam acara tersebut. Ardhiono Trilaksono selaku GM Special Area Management Telkomsel, menekankan bahwa kolaborasi dengan Telkomsat merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan konektivitas digital.
"Kolaborasi dengan Telkomsat dalam proyek ini adalah langkah strategis untuk memastikan lebih dari 800 BTS Telkomsel dapat aktif melayani masyarakat di area 3T. Apresiasi yang tinggi untuk seluruh rekan Telkomsat yang luar biasa, tidak kenal lelah, dan terus berkoordinasi dengan kami untuk kesuksesan proyek ini," ungkapnya.
Maman Sarman selaku Technology Strategy & Key Programs XL Axiata juga turut mengapresiasi kerja keras tim satgas Telkomsat dalam menyukseskan proyek ini.
"Semangat kerja dari teman-teman satgas di Telkomsat patut diapresiasi. 200 lebih BTS kami paling awal dieksekusi. Telkomsat terbukti sanggup menjalankan tugas ini dengan sangat baik," jelasnya.
Baca Juga: PosIND Dukung Pertiwi Jabar Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak untuk 200 Orang di RS Cililin
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Andi Siswanto, AVP USO & Blankspot Indosat Ooredoo Hutchison, yang menekankan pentingnya sinergi dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi berbasis satelit.
"Keberhasilan proyek ini membuktikan bahwa sinergi antara operator seluler, penyedia layanan satelit, dan pemerintah dapat menciptakan solusi yang berkelanjutan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi Indonesia," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa
-
BEI Wajibkan Free Float hingga 25 Persen untuk Perusahaan yang Hendak IPO
-
SKF Musnahkan 13,3 Ton Bearing Tiruan Senilai Rp9,5 Miliar
-
Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya
-
BPS Ungkap Dampak Bencana Sumatera pada Perekonomian Indonesia, Begini Penjelasannya
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?