Suara.com - Pemerintah berencana memberikan potongan harga atau diskon tiket pesawat pada mudik lebaran nanti. Besaran diskon tiket pesawatnya setidaknya akan dipatok sebesar 10 persen.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, diskon tiket pesawat itu berlangsung selama dua minggu.
"Diskon harga pesawat yang besarnya sekitar 10 persen dan itu diberlakukan dua minggu. Seminggu sebelum dan seminggu sesudah Lebaran," ujar Airlangga di Westin Hotel Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon belanja untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Mulai dari Hari Belanja Nasional secara online, program Every Purchase is Cheap dari seluruh outlet, minimarket, hingga diskon belanja di seluruh mal, dan lain sebagainya.
"Dan diskonsnnya dari 50 persen sampai 70 persen untuk barang-barang tertentu. Di bulan Desember kemarin berhasil mendorong pembelian dalam negeri hampir mendekati di Rp 80 triliun," beber dia.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pemerintah tengah meramu kebijakan diskon tiket pesawat di masa mudik lebaran. Pada masa libur natal dan tahun baru pemerintah memberikan diskon 10 persen terhadap tiket pesawat.
Menurut dia, pemberian diskon pada mudik lebaran ini berbeda pada masa natal dan tahun baru. Pasalnya, jumlah pemudik pada masa lebaran lebih banyak.
"Ini kan lebih banyak (mudik di lebaran), ngitungnya lebih banyak," ujar Dudy di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/2/2025).
Dia menuturkan, memang perlu perhitungan yang secara mendalam, agar tidak ada pihak yang mengalami kerugian atas diskon tiket pesawat ini.
Baca Juga: Pemerintah Bolehkan PNS WFA Selama Mudik Lebaran
"Kan jumlah yang pulang kan lebih banyak, jadi ngitungnya mesti lebih akurat lagi," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa