Suara.com - PT Astra International Tbk--sebuah perusahaan nasional yang memiliki anak usaha tidak kurang dari 289 perusahaan dan bergerak di berbagai sektor, termasuk otomotif, infrastruktur jalan tol, asuransi sampai perkebunan--dengan bangga kembali menggelar Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2025. Ajang ini adalah bentuk komitmen dan wujud nyata Astra dalam mengapresiasi dan mendukung kontribusi generasi muda Indonesia yang diwujudkan lewat karya inovatif serta inspiratif.
Dalam penyelenggaraannya yang menginjak tahun ke-16, SATU Indonesia Awards 2025 mengusung tema “Satukan Gerak, Terus Berdampak”.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan seremoni Kick-Off 16th SATU Indonesia Awards 2025 yang dilaksanakan pada Jumat (28/2/2025) di gedung Menara Astra, Jakarta Pusat. Secara resmi terbuka bagi anak-anak muda, dan Astra siap mengumpulkan mereka yang telah memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi untuk diapresiasi dan didukung secara finansial, memperoleh pembinaan, sampai diajak berkolaborasi memajukan lingkungan masing-masing.
Head of Corporate Communications Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan Astra ingin mengajak seluruh anak muda Indonesia untuk bergerak bersama Astra dan memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat di lima bidang utama tadi.
“Program SATU Indonesia Awards tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-16 kalinya atau sudah digelar 16 kali. Apresiasi ini sejalan dengan cita-cita ASTRA untuk sejahtera bersama bangsa,” lanjutnya.
Boy Kelana Soebroto juga percaya bahwa generasi muda dapat memegang peranan penting dalam mempercepat pembangunan bangsa Indonesia.
Dalam acara Kick-Off 16th SATU Indonesia Awards 2025, Astra menampilkan bincang inspiratif AstraTalks dengan narasumber salah satu Juri 16th SATU Indonesia Awards 2025, yaitu Dian Sastrowardoyo. Juga hadir sebagai pembicara lainnya adalah penerima Apresiasi 15th SATU Indonesia Awards 2024 bidang Teknologi Irfan Y. Pratama, serta Head of Brand Communications Astra, Yudha Prasetya.
Dian Sastrowardoyo memberikan pesan kepadagenerasi muda Indonesia untuk terus berbuat baik dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif yang bisa membawa manfaat bagi sekitar. Karena setiap kontribusi yang diberikan, sekecil apapun akan menambah warna dalam masyarakat dan bangsa Indonesia.
“Saya mau mengajak teman-teman semua untuk bisa menjadi bagian dari SATU Indonesia Awards dan menciptakan masa depan yang lebih baik. Jadi, bawa perubahan dan inspirasi dari kegiatan kalian dan lihatlah bagaimana keindahan teman-teman dapat mempengaruhi orang-orang di sekitar,” tukas Dian Sastrowardoyo.
Baca Juga: Bos BCA: Investasi Terbesar Adalah Membangun Generasi Muda
Bagi kalian yang ingin berkontribusi dalam apresiasi Astra ini, pendaftaran SATU Indonesia Awards 2025 dibuka 28 Februari – 28 Juli 2025. Para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards berhak mendapatkan dana bantuan kegiatan Rp65 juta dan pembinaan kegiatan serta kesempatan untuk berkolaborasi bersama di Kampung Berseri Astra (KBA) atau Desa Sejahtera Astra (DSA).
Berikut syarat dan ketentuan peserta apresiasi 16th SATU Indonesia Awards 2025:
- Program diinisiasi oleh individu atau kelompok.
- Inisiator atau ketua kelompok maksimal berusia 35 tahun pada saat periode pendaftaran.
- Inisiator atau ketua kelompok (satu orang) akan menjadi perwakilan atau representatif kegiatan dan tidak dapat digantikan.
- Kegiatan harus orisinal.
- Kegiatan/program tidak terafiliasi dengan perusahaan, yayasan, atau institusi apapun.
- Kegiatan telah berlangsung minimal 1 tahun.
- Kegiatan yang didaftarkan tidak pernah menerima manfaat dari Grup Astra.
- Kegiatan yang didaftarkan belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional.
- Kegiatan yang diajukan selaras dengan aspek sustainability yang meliputi environmental, social, dan governance (ESG).
- Bukan karyawan Grup Astra dan Mitra SATU Indonesia Awards.
- Dapat mendaftarkan diri sendiri atau orang lain yang memenuhi persyaratan SATU Indonesia Awards.
Kontributor: Tantri Amela Iskandar
Tag
Berita Terkait
-
Resmikan Program Friday Mubarak, Menko Perekonomian Beri Apresiasi Aprindo: Semoga Menjadi Booster Perekonomian Nasional
-
BigBox AI dari Telkom Dorong Efisiensi dan Efektivitas Operasional Bisnis
-
Cara SIG Terus Jalankan Bisnis Berkelanjutan di Tengah Tantangan Industri yang Berat
-
Astra Credit Companies Komitmen Perkuat Industri Keuangan Syariah
-
Anak Usaha Astra Kembali Tunjuk TIKI untuk Mitra Kurir
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati