Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijajakan masih mendominasi dibanding produk merek lain. Terutama, pada pangsa pasar BBM jenis Pertalite dan Pertamax.
PTH Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengatakan, kekinian, perseroan melayani BBM dari sabang hingga Merauke.
"Pertamina Patra Niagaini melayani BBM dari Sabang sampai Merauke.Itu market share-nya paling besar. Saat ini kita kurang lebih market share-nya ada sekitar 95 sampai 96 persen," ujar Ega dalam konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Kendati demikian, Pertamina mengklaim bahwa semua produk bahan bakar minyak (BBM) yang dijual sesuai persyaratan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) Kementerian ESDM.
Hal ini setelah, Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) melakukan uji sampel terhadap produk BBM Pertamina.
"Hasil tersebut menunjukkan bahwa, kualitas BBM Pertamina telah sesuai dengan spesifikasi yang disyarakat Ditjen Migas Kementerian ESDM," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.
Menurut dia, Lemigas melakukan uji laboratorium terhadap 75 sampel dari produk bensin mulai dari RON 90 Pertalite, RON 92 Pertamax, RON 95 Pertamax Green, dan RON 98 Pertamax Turbo.
"Dan diambil sampel di terminal BBM Pertamina Plumpang, dan sekitar 33 SPBU sekitar Jabodeta, serta melalui uji lab," kata dia.
Baca Juga: Biar Publik Percaya, Pertamina Mau Uji Lab Produk BBM di Lembaga Independen
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan