Suara.com - Chapman Taylor adalah seorang investor terkemuka yang baru-baru ini ditunjuk sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara, badan pengelola investasi Indonesia.
Dengan pengalaman luas di dunia investasi global, Taylor diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan dan pengembangan aset negara melalui perannya di Danantara.
Karier dan Kontribusi di Indonesia
Selama lebih dari dua dekade, Chapman Taylor telah berperan aktif dalam investasi di Indonesia. Kontribusinya tidak hanya terbatas pada sektor keuangan, tetapi juga mencakup hubungan baik dengan berbagai pemangku kepentingan di negara ini.
Pada Agustus 2024, perayaan pensiunnya di Indonesia dihadiri oleh sejumlah menteri, menandakan pengakuan atas dedikasinya terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.
Peran di Danantara
Sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara, Chapman Taylor diharapkan memberikan pandangan strategis berdasarkan pengalaman luasnya dalam investasi global.
Bersama tokoh-tokoh internasional lainnya, seperti Ray Dalio dan Jeffrey Sachs, Taylor akan membantu Danantara dalam mencapai tujuannya mengelola aset negara senilai sekitar $900 miliar.
Dengan rekam jejak yang solid dan pengalaman mendalam di sektor investasi, Chapman Taylor memiliki peran krusial dalam memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan strategi investasi Danantara.
Baca Juga: Jejak Karier Djamal Attamimi, Bono Daru Adji dan Stefanus Ade, Tiga Holding Investasi Danantara!
Pendidikan
- Master of Business Administration (MBA) in Finance and Strategic Planning – Wharton School, University of Pennsylvania, AS
- Bachelor's Degree in Physics and Theology – Tulane University, AS
Pengalaman Profesional
- Equity Portfolio Manager, Capital Group (1994–sekarang)
- Research Director & Equity Investment Analyst, Capital Group (1994–sekarang)
- Konsultan, SRI International and Strategic Planning Associates (1989–1994)
Pencapaian
- Memiliki pengalaman lebih dari 33 tahun sebagai Equity Portfolio Manager di Capital Group.
- Berfokus pada investasi di Asia, khususnya di sektor telekomunikasi dan pasar negara berkembang seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Selandia Baru.
- Diakui atas kontribusinya dalam dunia investasi dan pendidikan, menjadikannya tokoh berpengaruh di bidang keuangan global.
Apa itu Danantara?
Daya Anagata Nusantara, atau disingkat Danantara, adalah badan pengelola investasi strategis yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia pada 24 Februari 2025.
Tujuan utama pendirian Danantara adalah mengonsolidasikan dan mengoptimalkan investasi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?