"Dengan strategi yang jelas dan fokus pada efisiensi serta inovasi, IMPC optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan terus tumbuh secara berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global," pungkas Haryanto.
PT Impack Pratama Industri Tbk sendiri adalah perusahaan yang bergerak dalam industri bahan bangunan berbahan plastik di Indonesia. Mengutip laman perseroan, sejak berdirinya perusahaan pada tahun 1981, manajemen telah berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas.
Faktor-faktor ini menjadi prinsip dasar dalam pembentukan budaya korporasi Impack dan telah membuahkan pencapaian-pencapaian yang membanggakan. Untuk meraih posisi sebagai perusahaan bahan bangunan berbahan plastik terdepan di Asia Pasifik, managemen dan staf perusahaan dibekali dengan keahlian-keahlian yg diperlukan, jiwa wirausaha, dan komitmen penuh untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Setiap anak perusahaan dan bisnis unit bertanggung jawab terhadap operasional dan perkembangan bisnis masing-masing, bekerja dan bersinergi untuk mencapai satu tujuan. Dengan strategi marketing yang agresif, dan didukung oleh tim manajemen yang handal, Impack siap untuk melebarkan sayap bisnisnya. Dengan komitmen dan usaha untuk selalu maju dan berkembang, Impack bertekad untuk menjadi pemimpin terbesar di pangsa pasarnya di Asia Pasifik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri
-
Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan
-
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga
-
Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta