Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan para pengusaha nasional hingga bos-bos BUMN. Pertemuan itu bertajuk Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI yang digelar di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2024) kemarin.
Dalam pidatonya, Prabowo sempat berkelakar memanggil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), Darmawan Junaidi yang menyebut bos baru rasa lama.
Dirinya pun sambil mengucapkan terima kasih karena diberikan tempat untuk gelaran acara ini.
"Terima kasih Dirut Mandiri, yang baru atau yang lama ya? Oh tetap? Yang lama diperbarui begitu, ya?" kelakar Prabowo.
Namun setelah itu, Prabowo mengungkapkan, dirinya berpegang teguh pada filosofi orang yang tepat pada posisi yang tepat atau the right man/woman on the right place.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan, jika sosok tersebut memiliki kecerdasan dan kemampuan yang hebat, maka tak perlu adanya pergantian.
"Kalau ada yang handal, misalnya seorang pilot, tidak perlu tanya dia agamanya apa, asal darimana, atau orang tua siapa. Kalau dia bisa bawa penerbangan dengan baik, untuk apa diganti," tutur Prabowo.
Dengan filososi ini, Prabowo pun membantah tetap menggunakan sosok yang lama untuk mengisi suatu tempat. Dia pun kembali menegaskan bahwa, jika memang sosok tersebut mumpuni, maka masih bertahan. Akan tetapi jika memang kinerjanya lalai, maka dirinya tak segan untuk menggantinya.
"Kalau saya dituduh pakai orang lama, itu tidak ada. Saya cuma pakai orang yang mampu bekerja untuk rakyat serta bangsa dan negara. Kalau dia mampu dan mau, kita harus manfaatkan," beber dia.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Anjlok Parah, Prabowo Mengaku Tidak Takut Hingga Singgung Judi
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Darmawan Junaidi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah untuk berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Menara Mandiri.
"Sebagai tuan rumah kami ucapkan selamat datang pak Presiden, seluruh kabinet Merah Putih, dan seluruh undangan. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk Bank Mandiri menyediakan tempat," kata Darmawan dalam sambutan pembuka acara.
Dirinya berharap, pertemuan antara pemerintah hingga pengusaha ini bisa merumuskan stradan memperkuat komitmen agar
"Kita yakin dengan pertemuan kali ini semakin kuat komit, kita bersama Presiden dan pemimpin nasional untuk solid dan bersatu memajukan perekonomian Indonesia," beber Darmawan.
Adapun, sarasehan ekonomi bertajuk "Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Tarif Perdagangan" yang dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari ekonom, perwakilan investor, hingga pemimpin redaksi media di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Dalam momen itu Prabowo sempat menyebut kebijakan tarif impor atau resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat kecemasan banyak negara, Bahkan, perekonomian dunia menjadi ketidakpastian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang