Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa kembali melaju naik pada perdagangan Kamis (24/4/2025).
Seperti dikutip dari riset CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, kuatnya perdagangan bursa Amerika Serikat (AS) Wall Street menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Namun pergerakan IHSG dibayangi, terkoreksinya beberapa harga komoditas seperti emas, minyak mentah dan batu bara, yang berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan.
"IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.540-6.445 dan resistance 6.730-6.820," kata CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Kamis (24/4/2025).
Sementara, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengungkapkan saham-saham Wall Street ditutup menguat pada Rabu (23/4), didorong oleh harapan meredanya ketegangan dagang antara AS dan China, serta pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meredakan kekhawatiran atas independensi The Fed.
Pada perdagangan kemarin, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,07 persen, indeks S&P 500 menguat 1,67 persen, dan Nasdaq Composite meningkat 2,50 persen.
Menurut dia, Optimisme pasar menguat setelah Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa tarif tinggi antara AS dan China tidak berkelanjutan. Selain itu, Trump mengisyaratkan keterbukaannya untuk meredakan ketegangan perdagangan antara dua negara tersebut.
"Di sisi lain, saham Tesla menguat 5,3 persen setelah CEO Elon Musk menyatakan akan mengurangi keterlibatannya dalam urusan pemerintahan guna fokus pada perusahaannya. Saham Boeing naik 6,1 persen usai melaporkan kerugian kuartalan lebih rendah dari perkiraan. Sedangkan, saham General Dynamics melemah 3,3 persen," kata Fanny.
Dari Asia Pasifik, bilang dia, bursa Asia-Pasifik kompak menguat mengikuti Wall Street di tengah optimisme bahwa ketegangan perdagangan AS-Tiongkok dapat mereda Sentimen tersebut disambut oleh para pelaku pasar setelah Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa tarif final untuk ekspor China ke AS tidak akan mencapai 145 persen.
Baca Juga: Bos BCA Salahkan Kejutan Trump yang Bikin Saham Perbankan Sempat Amblas
Namun, ia menambahkan bahwa bea masuk tersebut tidak akan menjadi 0 persen. Selain itu, Trump juga mengatakan bahwa ia tidak berniat untuk memecat Ketua The Fed Jerome Powell sebelum masa jabatannya berakhir, sehingga mengurangi kekhawatiran investor atas independensi bank sentral.
Rabu (23/4), indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,89 persen, dan Topix naik 2,06 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1,57%, dan indeks Kosdaq naik 1,39 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,33 persen, Taiex Taiwan meningkat 4,50 persen, Hang Seng Hong Kong melesat 2,37 persen dan CSI300 China naik tipis 0,08%.
Meski IHSG kemarin ditutup naik 1,47 persen, tapi aksi jual asing masih berlangsung sebesar Rp106 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, ADRO, UNTR dan BBNI.
"IHSG hari ini potensi melanjutkan kenaikan di awal sesi seiring dengan kenaikan bursa US, tetapi ada potensi koreksi wajar setelahnya karena sudah naik 4 hari berturut-turut," beber Fanny.
Berikut saham-saham yang bisa dicermati hari ini:
- GOTO
- TLKM
- JPFA
- PNLF
- KPIG
- PTRO
Pergerakan IHSG Kemarin
IHSG masih betah merangkak naik pada perdagangan Rabu (22/4/2025). Mengutip data RTI Business, IHSG ditutup terapresiasi dengan naik 96,11 poin atau naik 1,47 persen menuju ke level 6.634.
Pada perdagangan Rabu, sebanyak 21,87 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp13,58 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,28 juta kali.
Dalam perdagangan Rabu, sebanyak 412 saham bergerak naik, sedangkan 193 saham mengalami penurunan, dan 201 saham tidak mengalami pergerakan.
Di perdagangan Rabu, beberapa saham yang mengalami kenaikan sebagai penggerak IHSG diantaranya, NETV, DGNS, INET, PANI, DOOH, CBDK, NASI, ELIT, BKSL, INDY.
Sementara, saham-saham yang alami jeblok pada perdagangan hari ini diantaranya, GEMA, CITY, HRUM, PSAB, ARCI, MDKA, HRTA, ANTM, IOTF.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS