- Meksiko menjadi tuan rumah 13 pertandingan Piala Dunia 2026 namun gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan pemerintah.
- Kontribusi ekonomi turnamen sangat terbatas terhadap PDB akibat lemahnya investasi serta ketidakpastian perjanjian perdagangan USMCA bagi perusahaan.
- Sektor perhotelan dan restoran justru mengalami penurunan kinerja di beberapa kota penyelenggara dibandingkan masa sebelum turnamen berlangsung.
Suara.com - Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang berlangsung meriah di Meksiko ternyata belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Meski stadion dipenuhi jutaan penggemar, ekonomi Meksiko tetap lesu akibat lemahnya investasi dan ketidakpastian terkait perjanjian perdagangan Amerika Utara (USMCA).
Target sektor pariwisata yang diharapkan mampu mendongkrak Produk Domestik Bruto (PDB) juga dilaporkan meleset dari proyeksi awal pemerintah.
Meksiko menjadi tuan rumah 13 dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara. Namun, turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dinilai belum mampu mengubah arah pertumbuhan ekonomi secara struktural.
"Piala Dunia tidak akan secara struktural mengubah lintasan ekonomi Meksiko," ujar Kepala Ekonom Rankia, Humberto Calzada dikutip dari Reuters.
Menurut Calzada, turnamen tersebut hanya memberikan stimulus ekonomi jangka pendek di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah Meksiko sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,8 hingga 2,8 persen pada tahun ini. Namun, para analis hanya memperkirakan pertumbuhan mencapai sekitar 1,1 persen.
Kontribusi ekonomi Piala Dunia juga dinilai sangat terbatas dan terkonsentrasi di kota-kota penyelenggara.
Banorte bahkan memangkas estimasi kontribusi Piala Dunia terhadap PDB menjadi hanya 0,4 hingga 0,5 persen, dari proyeksi awal sebesar 0,62 persen.
Baca Juga: Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
Sementara itu, Banamex menghitung dampak ekonomi turnamen hanya sekitar 2 miliar dolar AS atau setara 0,1 persen dari total PDB Meksiko.
Nilai tersebut bahkan kurang dari setengah remitansi yang diterima Meksiko pada Mei, yakni sebesar 5,6 miliar dolar AS.
Hotel dan Restoran Justru Terdampak
Laporan Deloitte mencatat Piala Dunia menciptakan sekitar 100 ribu lapangan kerja sementara, atau 10 persen lebih rendah dibandingkan perkiraan awal.
Di sisi lain, BBVA melaporkan konsumsi rumah tangga justru turun 0,2 persen pada Juni, meski sektor hiburan mengalami peningkatan aktivitas.
Pengeluaran masyarakat di sektor hotel turun 10,5 persen, sedangkan restoran mengalami penurunan sebesar 4,9 persen selama periode turnamen.
Berita Terkait
-
Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko
-
Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026
-
Jude Bellingham Bawa Inggris Pulangkan Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Portugal Takluk dari Spanyol, Ramalan Kartun The Simpsons Gagal Total!
-
Kartu Merah Bukan Penghalang, Inggris Beri Sinyal Positif untuk 8 Besar
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil