Namun, Dr Altcoin memperkirakan reli akan dimulai jauh lebih awal di bulan Mei, dipicu oleh momentum seputar acara Konsensus. Dr Altcoin sebelumnya telah mengungkapkan mengapa Konsensus 2025 akan menjadi penting bagi Jaringan Pi, mengingat banyaknya jumlah dan kualitas peserta.
"Saya cukup yakin bahwa kenaikan harga Pi mungkin akan dimulai selama KTT Konsensus (14-16 Mei 2025) daripada pada akhir Agustus ketika pembukaan Pi berkurang secara signifikan," tulis Dr Altcoin, seperti dilansir dari CoinGape.
Prediksi Dr Altcoin untuk peluncuran reli harga Pi Network pada bulan Mei menghadapi serangkaian tantangan. Sejak awal, Tim Inti Pi (PCT) berpacu dengan waktu untuk menyetujui aplikasi KYB sebelum dimulainya Konsensus 2025.
Lebih jauh, Dr Altcoin mengatakan peluncuran aplikasi terdesentralisasi (DApps) di jaringan sebelum Konsensus 2025 akan mendukung kenaikan harga. Sementara PCT mencapai tonggak sejarah sebelum Konsensus 2025, faktor eksternal lainnya cenderung berdampak buruk pada harga Pi Network
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia