Suara.com - PT Bank Aladin Syariah Tbk dengan kode saham BANK menjalin kerja sama strategis dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025 di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi berkemajuan antara dua institusi yang memiliki visi serupa dalam mewujudkan ekosistem syariah yang inklusif dan berkelanjutan demi menuju Indonesia berkemakmuran.
Penandatanganan dilakukan oleh Koko Tjatur Rachmadi, Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, dengan Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kolaborasi antara Bank Aladin Syariah dan PP Muhammadiyah ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk berkontribusi aktif menuju Indonesia berkemakmuran, yang juga menjadi semangat utama gerakan Muhammadiyah.
Berlandaskan nilai-nilai syariah dan semangat berkemajuan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini mencakup berbagai inisiatif penting.
Kerja sama antar keduanya merupakan manifestasi dari semangat berkemajuan dan komitmen Bank Aladin Syariah dalam memperluas akses terhadap layanan keuangan syariah yang inklusif.
"Melalui sinergi dengan Muhammadiyah, kami ingin turut mendorong pertumbuhan ekonomi syariah sekaligus mendukung visi Indonesia yang lebih berkemakmuran dan berkeadilan.” Ujar Koko Tjatur Rachmadi dalam keterangan tertulisnya, ditulis Senin (5/5/2025).
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyambut baik kerja sama ini. Haedar menyampaikan bahwa dunia perbankan tidak hanya untuk urusan bisnis dan finansial, tapi juga menyentuh aspek sosial dan filantropi umat.
“Perbankan harus memberi manfaat sebanyak-banyaknya umat, lebih-lebih UMKM harus diperhatikan serius, tidak hanya menjadi ‘sampiran’ kebijakan,” jelas Haedar.
Baca Juga: Ayo, Siap-Siap Menangkan Emas 1 Kg! Badai Emas Pegadaian Hadir Kembali
Dalam bidang edukasi dan literasi digital, Bank Aladin Syariah akan memberikan pelatihan dan sharing tentang keamanan siber (cyber security) kepada anggota maupun amal usaha di lingkungan Muhammadiyah.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat pemahaman serta perlindungan terhadap keamanan informasi di era transformasi digital yang kian pesat.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Bank Aladin Syariah juga menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa di perguruan tinggi Muhammadiyah.
Program ini diharapkan dapat memperluas dan mempermudah akses pendidikan tinggi yang bermutu, selaras dengan tantangan global, dan berlandaskan nilai-nilai perserikatan.
Tak hanya itu, kedua belah pihak juga akan menjajaki potensi kerja sama untuk bersama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.
Eksplorasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi syariah yang profesional, transparan, dan berdaya saing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun