Suara.com - Investasi emas kini menjadi gaya hidup baru bagi masyarakat Indonesia. Pegadaian sebagai Bank Emas pertama di Indonesia, menghadirkan berbagai layanan investasi emas yang menarik bagi masyarakat. Sebut saja Tabungan Emas, Cicil Emas, hingga pembelian emas secara retail melalui anak usaha Pegadaian, yakni Galeri 24.
Pegadaian bahkan memiliki produk Cicil Emas dengan manfaat asuransi jiwa, dimana nasabah akan mendapatkan bundling perlindungan asuransi jiwa selama masa pembiayaan, dengan jangka waktu tetap selama 12 (dua belas) bulan. Menariknya, kini Pegadaian menghadirkan promo Cicil Emas berupa diskon biaya asuransi senilai Rp 20 ribu untuk cicilan denominasi 0,5 gram, serta gratis biaya asuransi senilai Rp 50 ribu untuk cicilan 1 gram dan 2 gram.
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menjelaskan, program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan bertransaksi melalui outlet Pegadaian dan Pegadaian Syariah.
“Pegadaian memberikan berbagai opsi investasi emas. Cicil Emas dengan benefit asuransi ini menarik. Selain nantinya mendapatkan emas fisik, selama pembiayaan tersebut nasabah juga akan mendapatkan manfaat asuransi jiwa. Nasabah bisa langsung bertransaksi di seluruh outlet Pegadaian, baik yang konvensional maupun outlet Pegadaian Syariah. Untuk promonya sendiri, berlaku hingga akhir bulan, 31 Mei 2025,” jelas Damar.
Kini minat masyarakat terhadap investasi emas semakin tinggi. Instrumen investasi ini disebut safe haven karena sifatnya yang relatif stabil dalam segala kondisi meski saat kondisi pasar bergejolak. Selain likuiditas yang tinggi, emas juga tahan terhadap inflasi untuk menjaga nilai aset, sehingga emas dipercaya menjadi instrumen investasi paling aman saat ini, apalagi harga emas diprediksi akan terus menanjak naik.
“Melalui Cicil Emas, jumlah angsuran setiap bulan sudah ditetapkan pada saat akad, sehingga jumlah angsuran dari awal hingga pelunasan nanti akan tetap sama walaupun harga emas naik. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan fluktuasi harga emas. Dan tren harga emas setiap tahunnya memang relatif naik, jadi gain investasi emas juga akan cenderung meningkat dari tahun ke tahun,” ungkap Damar.
Pegadaian terus berkomitmen untuk membantu memberikan beragam solusi finansial yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, Pegadaian sebagai jasa keuangan yang dekat dengan masyarakat, turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini, untuk mengEMASkan Indonesia, sebagai upaya menuju Indonesia Emas. ***
Berita Terkait
-
Dorong Literasi Investasi, Pegadaian dan Istana Yogyakarta Bersatu dalam Misi EMASkan Indonesia
-
Harga Emas di Pegadaian Lebih Murah, Antam, Galeri24 dan UBS Turun Harga
-
Say No To Fraud, Insan Pegadaian Ikuti Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi dari KPK
-
Pegadaian Berikan Reward Umroh Bagi Agen Hebat Pegadaian yang Torehkan Pencapaian Gemilang
-
Borong Emas Dahulu, Titip Emas Kemudian di Pegadaian, Gratis!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran