Sementara itu, data dari Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan bahwa klaim tunjangan pengangguran turun sedikit dibandingkan pekan sebelumnya dan berada di bawah ekspektasi pasar.
Pedagang emas saat ini tengah menantikan data sektor perumahan AS serta pernyataan dari sejumlah pejabat Federal Reserve yang dijadwalkan pada Jumat ini.
Secara teknikal, harga emas turun dari level tertinggi mingguan di bawah USD 3.300 karena aksi ambil untung oleh pelaku pasar, ditambah dengan meredanya permintaan untuk aset safe haven.
Namun, tren keseluruhan tetap bullish.
Hal ini tercermin dari indikator Relative Strength Index (RSI) yang masih berada di atas garis netral 50, meskipun menunjukkan tanda-tanda pelemahan.
Adapun level resistensi pertama untuk harga emas global berada di USD 3.300, disusul oleh USD 3.345 sebagai puncak mingguan saat ini. Jika harga mampu menembus level tersebut, maka target kenaikan selanjutnya adalah USD 3.400, dan kemudian USD 3.438 sebagai level tertinggi swing high pada 7 Mei.
Sementara itu, untuk pembalikan arah ke tren bearish, para penjual emas perlu mendorong harga ke bawah USD 3.300 dengan penutupan harian. Jika itu terjadi, support langsung berada di level terendah harian 20 Mei di USD 3.204, diikuti oleh support teknikal di Simple Moving Average (SMA) 50 hari di USD 3.191.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya