Sementara itu, Direktur PT Modernland Realty Tbk., Dharma Mitra mengungkapkan, program sosial yang akan diusung tahun ini mengangkat tema "Becoming an Environmentally Friendly & B2G Unemployment Recovery" sebagai kelanjutan inisiatif ESG yang diperkuat lewat pembentukan Komite ESG dan OHS.
Penerapan ESG ini tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap standar internasional, tetapi juga sebagai komitmen moral Perseroan dalam menjalankan usaha yang beretika, inklusif, dan berwawasan lingkungan.
Landasan utama dari inisiatif ini adalah dokumen kerja Environment and Social Action Plan (ESAP) yang telah disusun sebagai panduan strategis operasional selama beberapa tahun ke depan.
ESAP menjadi arah kebijakan keberlanjutan Perseroan yang mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial, serta tata kelola perusahaan yang baik ke dalam setiap aktivitas bisnis.
Dalam agenda RUPST tersebut, para pemegang saham juga menyepakati tidak adanya pembagian dividen untuk tahun buku 2024.
Selain itu, pemegang saham menyerahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menentukan remunerasi Direksi dan Komisaris tanpa kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
RUPST juga menyetujui penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan sebagai auditor independen untuk tahun buku 2025.
Dengan disahkannya seluruh agenda RUPST, Modernland Realty bersiap melangkah ke babak baru, memperkuat tata kelola dan strategi pertumbuhan berbasis keberlanjutan guna merespons dinamika pasar properti nasional.
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) terus berupaya untuk beradaptasi dengan dinamika pasar properti yang berubah.
Baca Juga: Nestapa Industri Properti Tanah Air: Aset Melimpah Tapi Miskin Likuiditas
Meskipun menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik, perusahaan tetap fokus pada pengembangan proyek-proyek unggulan yang berkelanjutan.
Modernland Realty menargetkan segmen pasar yang spesifik dengan menawarkan produk-produk inovatif dan berkualitas tinggi, seperti hunian terpadu dan kawasan industri modern.
Strategi diversifikasi bisnis juga menjadi kunci, dengan pengembangan tidak hanya berfokus pada residensial, tetapi juga komersial dan industrial.
Modernland Realty berupaya meningkatkan nilai tambah bagi konsumen dan investor melalui pengelolaan properti yang profesional dan berkelanjutan.
Perusahaan optimis dengan prospek jangka panjang pasar properti Indonesia dan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit