Hal senada disampaikan oleh Asep Faturrohman, Kabid Perencanaan DLH Kota Cilegon, yang menegaskan bahwa kegiatan ini tetap tepat sasaran meskipun dilakukan di luar wilayah administratif Kota Cilegon.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Krakatau Posco yang mengikuti arahan DLHK Provinsi Banten dalam memilih lokasi strategis untuk penanaman mangrove. Meski tidak dilakukan di wilayah Kota Cilegon, hal ini tetap tepat sasaran karena yang terpenting adalah memastikan pertumbuhan mangrove maksimal demi dampak lingkungan yang berkelanjutan," ujar dia.
Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara sektor industri, pemerintah daerah, dan komunitas lingkungan dalam menghadirkan solusi bersama untuk tantangan perubahan iklim dan kerusakan ekosistem pesisir.
Harapannya, kolaborasi ini akan menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain dalam upaya konservasi lingkungan secara lebih luas.
Dengan mengintegrasikan konservasi alam ke dalam strategi bisnis, KRAKATAU POSCO terus memperkuat perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Langkah kecil hari ini diyakini akan berdampak besar bagi generasi mendatang dan masa depan bumi yang lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot