Suara.com - Lembaga Administrasi Negara (LAN) secara resmi menyambut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) penerimaan tahun 2025 dalam pada Penerimaan dan Pembekalan CPNS di Lingkungan LAN Tahun 2025, di Aula Prof Agus Dwiyanto, MPA, Kantor LAN, Jalan Veteran nomor 10, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi titik awal bagi para CPNS untuk bergabung dalam keluarga besar LAN, sekaligus menjadi bagian penting dalam proses transformasi birokrasi Indonesia ke arah yang lebih adaptif dan kompeten.
Dalam sambutannya, Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq, DEA menyampaikan bahwa kehadiran para CPNS bukanlah sekadar pelengkap, melainkan mitra strategis yang kelak akan mengambil peran sebagai pemimpin masa depan.
"Kalian bukan sekadar numpang di sini. Kalian adalah owner. Pemilik. Pemilik cita-cita, pemilik masa depan organisasi. Kedepannya LAN akan seperti apa, itu semua ada di tangan kalian. Jadi saya ulangin kalian adalah owner dari LAN, dari misi besar kita membangun administrasi negara yang modern dan kompeten." tegasnya ditulis Selasa (3/6/2025).
Muhammad Taufiq juga menyampaikan LAN adalah rumah pembelajaran bagi ASN, yang tak hanya fokus pada pendidikan dan pelatihan ASN, tetapi juga aktif dalam transformasi kebijakan dan pengembangan sistem administrasi publik di Indonesia.
“Kami ingin kawan kawan CPNS paham, LAN bukan tempat bekerja biasa. Ini tempat belajar, berkembang, dan membentuk masa depan. Kalian harus punya semangat self-driving, inisiatif, dan keberanian menyampaikan ide. Tidak ada yang hanya jadi penumpang di sini,” ujarnya.
Selain itu, Muhammad Taufiq juga menyoroti terkait transformasi digital. LAN mendorong seluruh CPNS untuk menguasai teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari kompetensi ASN, agar mampu menjawab tantangan perubahan zaman.
"Teknologi tidak pernah menggantikan manusia, karena bukan teknologi yang menggantikan manusia. Tapi manusia yang tidak paham teknologi, akan digantikan oleh mereka yang menguasainya. Untuk itu di LAN semua wajib belajar dan wajib berkembang" tambahnya.
Sementara itu dalam laporan penyelenggaraan, Sekretaris Utama LAN Dr. Andi Taufik, M.Si menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada CPNS LAN yang berhasil seluruh tahapan seleksi.
Baca Juga: Kapan CPNS 2025 dan PPPK Dibuka? Calon Pegawai Jangan Tertipu Informasi Hoaks!
“Pada kesempatan baik ini tentunya kami sangat senang dapat menyambut kawan kawan semuanya para ASN muda Indonesia, yang merupakan generasi emas Indonesia. Karena di tangan kawan kawan inilah ini 21-20 tahun akan datang, yang akan menentukan masa depan LAN dan Indonesia tentunya. Kami berharap adik-adik dapat menjadi ASN yang benar-benar dapat memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa dan juga untuk negara kita. Memberikan karya-karya terbaik Di tengah tantangan-tantangan kita yang luar biasa” tambahnya
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan SK CPNS secara simbolis kepada perwakilan CPNS LAN.
Sebagai informasi dari 1763 orang yang mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Dasar, 87 orang berhasil lulus menjadi CPNS di lingkungan LAN, untuk penempatan di Jakarta dan juga satuan kerja LAN di Jatinangor, Makassar, Samarinda, Banda Aceh, serta Politeknik STIA LAN di Jakarta, Bandung, dan Makassar.
CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) merupakan status yang diidamkan banyak orang. Mengapa? Karena CPNS membuka pintu menuju karier stabil dan terjamin di berbagai instansi pemerintahan.
Proses seleksi CPNS dikenal ketat dan kompetitif, meliputi serangkaian tes seperti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
SKD menguji kemampuan dasar seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Sementara SKB mengukur kemampuan yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Persiapan matang dan strategi yang tepat sangat dibutuhkan untuk lolos seleksi ini.
Menjadi CPNS bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga pengabdian kepada negara dan masyarakat. Dengan menjadi CPNS, Anda berkontribusi langsung dalam pembangunan dan pelayanan publik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen