Dividen Tunai: Bentuk dividen yang paling umum, dibayarkan dalam bentuk uang tunai langsung ke rekening investor.
Dividen Saham: Dividen dibayarkan dalam bentuk saham tambahan perusahaan.
Dividen Properti: Dividen dibayarkan dalam bentuk aset perusahaan selain uang tunai atau saham.
Pentingnya Memahami Rasio Dividen:
Investor juga perlu memahami rasio dividen, seperti dividend yield (hasil dividen) dan payout ratio (rasio pembayaran dividen).
Dividend yield menunjukkan persentase dividen yang diterima dibandingkan dengan harga saham, sedangkan payout ratio menunjukkan persentase keuntungan perusahaan yang dibagikan sebagai dividen.
Rasio-rasio ini dapat membantu investor mengevaluasi seberapa menarik dividen dari suatu saham dan seberapa berkelanjutan kebijakan dividen perusahaan tersebut.
Sebelum berinvestasi dengan fokus pada dividen, lakukan riset mendalam dan pahami profil risiko masing-masing perusahaan.
Dividen bukanlah jaminan keuntungan, dan nilai saham tetap berfluktuasi. Diversifikasi portofolio juga merupakan strategi penting untuk mengurangi risiko investasi.
Baca Juga: PGN Siap Tebar Dividen Rp182 per Saham, Investor Raup Yield 10%
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI