Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) baru saja menorehkan catatan gemilang dalam upaya memajukan ekosistem ekonomi syariah di Tanah Air.
Gelaran BSI International Expo 2025 yang berlangsung sukses sejak Rabu (26/6/2025) hingga Minggu (29/6/2025) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, menunjukkan ledakan antusiasme dan transaksi yang signifikan, membuktikan bahwa ekonomi syariah bukan lagi masa depan, melainkan masa kini.
Project Leader BSI International Expo 2025, Muhammad Arif Gunawan, dalam sambutan penutupannya melaporkan lonjakan jumlah pengunjung. Tercatat, 60.191 orang memadati expo hingga Minggu sore, naik 14,45 persen dari 50.595 pengunjung pada tahun 2024. "Hal ini tentu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perkembangan ekosistem halal yang semakin kompleks juga dan industri yang inklusif bagi semua kalangan," kata Arif.
Tak hanya dari sisi jumlah pengunjung, BSI International Expo 2025 juga mencetak angka transaksi yang fantastis. Arif menjelaskan, terdapat hampir 130.000 transaksi yang berkontribusi secara volume terhadap bisnis transaksi sekitar Rp2,66 triliun. Angka ini naik 11% dibandingkan gelaran tahun lalu, sebuah indikator kuat pertumbuhan minat masyarakat terhadap produk dan layanan syariah.
Momentum ekonomi syariah semakin nyata di segmen business matching. Tercatat, 52 buyer dari seluruh mancanegara berpartisipasi aktif dalam sesi ini. Arif dengan bangga melaporkan adanya 30 penandatanganan MoU dan deal business yang terjadi selama expo, menghasilkan potensi transaksi senilai 20,8 juta USD.
"Yang ini tentu mencerminkan daya saing UMKM untuk kemudian bisa masuk di kancah global dan insya Allah hadirnya BSI International Expo ini akan menjadi wadah yang bisa punya misi berkelanjutan," kata Arif.
Ia juga menyoroti adanya transaksi deal besar di sisi business matching, dengan dua komoditas unggulan Indonesia yang berhasil menarik minat dua potensial buyer besar, menandakan peluang ekspor yang sangat menjanjikan bagi UMKM.
Pilar pelaksanaan BSI International Expo 2025 yang meliputi exhibition, seminar, edukasi, dan entertainment terbukti efektif menarik partisipasi. Arif juga menjelaskan adanya kenaikan 30 persen dalam hal tenant. Tahun ini, BSI Expo 2025 menghadirkan 346 tenant, meningkat signifikan dari 263 tenant tahun lalu.
Di kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Bob Tyasika Ananta, menegaskan bahwa capaian-capaian ini adalah bukti nyata. "Kita telah menyaksikan puluhan sesi inspiratif, business matching, peluncuran produk, kolaborasi strategis, dan ribuan pengunjung yang hadir dan dengan semangat. Ini adalah bukti nyata bahwa ekonomi syariah bukan masa depan, tetapi masa kini yang sedang kita bangun bersama," kata Bob, penuh optimisme.
Baca Juga: BSI Catat Pembiayaan Otomotif Tembus Rp 60,34 Miliar
Bob juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari stakeholder, mitra, komunitas, pelaku industri halal, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas yang telah menjadi bagian dari energi besar dalam signature event ini. Pujian khusus juga diberikan kepada panitia penyelenggara, Syah Creative Indonesia, yang telah memastikan setiap sesi dan detail berjalan sempurna untuk kedua kalinya dipercaya sebagai EO utama.
CEO Syah Creative, Ferrisyah, menyebut kolaborasi ini bukan hanya tentang event, tapi tentang kontribusi nyata dalam membangun narasi besar Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Keberhasilan BSI International Expo 2025 ini secara jelas menegaskan posisi Indonesia dalam peta ekonomi syariah global, sekaligus membuka gerbang baru bagi UMKM untuk bersaing di kancah internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
-
Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?
-
Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini