Suara.com - Fast Retailing Jepang, pemilik merek pakaian Uniqlo bakal menaikkan harganya. Ini menyusul tarif Presiden Trimp yang lebih tinggi akan mulai berdampak signifikan terhadap operasionalnya di Amerika Serikat.
Kenaikan harga guna mengurangi dampak tersebut. Terlebih, kekhawatiran tentang inflasi yang kembali melonjak dan perlambatan ekonomi yang dipicu oleh penerapan tarif yang tidak menentu oleh Presiden AS Donald Trump telah meredam antusiasme berbelanja di AS dan pasar konsumen utama lainnya.
Mayoritas produk Uniqlo yang dijual di AS diproduksi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Awal pekan ini, Trump telah menetapkan batas waktu baru 1 Agustus untuk tarif "timbal balik", yang akan memengaruhi hampir semua mitra dagang.
"Tidak dapat dihindari bahwa kami akan terdampak secara signifikan mulai musim gugur dan musim dingin. Akan sulit untuk menanggung semua biaya," kata Direktur Keuangan Fast Retailing, Takeshi Okazaki, dalam konferensi pendapatan kuartalannya dilansir The Economic Times, Jumat (11/7/2025).
"Pendekatan kami adalah menaikkan harga jika memungkinkan dan bukan jika tidak memungkinkan, sambil pada akhirnya berfokus pada penciptaan bisnis berkelanjutan yang menghasilkan keuntungan secara aman," tambahnya.
Dalam suratnya pada hari Rabu, Trump memberi tahu Sri Lanka, eksportir pakaian utama ke AS, akan dikenakan tarif 30 persenmulai 1 Agustus.
Pesaingnya, Vietnam, akan dikenakan tarif AS yang lebih rendah, yaitu 20 persen. Tetapo pengiriman barang dari negara ketiga melalui Vietnam akan dikenakan tarif 40 persen.
Untuk tahun fiskal berjalan hingga akhir Agustus, perusahaan mempertahankan proyeksi laba operasionalnya di angka 545 miliar yen, karena memperkirakan dampak tarif yang terbatas akibat pengiriman awal ke pasar AS.
"Dampak pada tahun fiskal 2025 kemungkinan terbatas, berapa pun tarifnya," kata perusahaan itu dalam laporan laba rugi.
Baca Juga: Tarif Trump 32 Persen Buat Menteri Ekonomi Prabowo Kebakaran Jenggot
Dia menambahkan bahwa mereka telah mengirimkan sejumlah besar produk ke AS. Fast Retailing menyatakan laba operasional dalam tiga bulan hingga 31 Mei naik 1,4 persen menjadi 146,7 miliar yen (1,00 miliar dolar AS. Laba kni di bawah perkiraan konsensus sebesar 153,8 miliar yen berdasarkan jajak pendapat LSEG yang melibatkan lima analis.
Dari satu toko di Hiroshima, Jepang bagian barat, 40 tahun yang lalu, Uniqlo telah berkembang menjadi lebih dari 2.500 lokasi di seluruh dunia, menjual bulu domba dan kemeja katun murah yang sebagian besar dibuat di Tiongkok dan pusat manufaktur Asia lainnya.
Namun, model bisnis tersebut telah dijungkirbalikkan oleh tarif yang diumumkan secara luas oleh Trump, sementara penurunan penjualan di Tiongkok akibat lemahnya permintaan konsumen di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut telah menekan laba.
Uniqlo memperkirakan penjualan dan laba kuartal keempat yang lebih rendah di Tiongkok akibat lesunya permintaan pakaian jadi secara keseluruhan. Perusahaan baru-baru ini melirik Amerika Utara dan Eropa untuk pertumbuhan karena ekonomi yang melambat di Tiongkok, pasar konsumen luar negeri terbesarnya dengan lebih dari 900 toko Uniqlo di daratan utama.
Sebelumnya, tarif Presiden Trump yang akan berlaku pada 1 Agustus mendatang. Pasalnya, Jepang terkena tarif 25 persen.
Dalam suratnya yang ditujukan kepada Presiden Korsel dan Perdana Menteri Jepang yang diunggahnya di Truth Social, Trump mengatakan tarif baru akan terpisah dari semua tarif sektoral lainnya.
Berita Terkait
-
BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Imbas Indonesia Kena Tarif Tinggi AS
-
1,2 Juta Orang Terancam Tak Bisa Bekerja Imbas Tarif Trump 32 Persen
-
Tarif Resiprokal 32% dari AS, Pemerintah Indonesia Siap Negosiasi
-
Soal Tarif Trump 32 Persen, Nasib RI Ditentukan 3 Minggu Lagi
-
Taliban Promosikan Pariwisata Afghanistan dengan Parodi 'Nyentrik': Berani Coba?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
-
Sidang Perdana Eks Menag Yaqut Digelar 11 Agustus, Termasuk Tiga Orang Lainnya
-
Serahkan Konsep PPHN, MPR Ungkap Keprihatinan Prabowo soal 'Demokrasi Mahal' dan Korupsi di Daerah
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian
-
Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya
-
Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!