Suara.com - PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE terus merealisasikan ekspansi bisnis ke segmen event and exhibition. Kali ini melalui tranformasi SSPACE Musik dari 'TV Kereta Hadir ke Panggung'.
Intellectual Property (IP) terbaru perusahaan media luar ruang berbasis teknologi ini resmi meluncur di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta, Rabu, 6 Agustus 2025. Di sini, PT Era Media Sejahtera Tbk berinovasi dari penayangan video musik musisi Indonesia di layar TV Kereta menjadi platform live performance di ruang public.
"Langkah ini membuat SSPACE Musik memperluas akses panggung bagi musisi lokal dan menghubungkan mereka langsung dengan masyarakat," kata Direktur Utama PT Era Media Sejahtera Tbk, Vicktor Aritonang, Kamis (7/8/2025).
SSPACE Musik ini sejatinya merupakan sebuah kolaborasi strategis antar berbagai pihak. Mulai dari SSPACE sebagai inisiator media transit dan promotor. Labelers, yang mewakili industri music lokal dan nasional. Serta PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) sebagai penyedia dan pengelola ruang publik transportasi.
"Inisiatif ini hadir untuk memperkuat ekosistem seni dan budaya kota melalui pemanfaatan ruang publik yang kreatif dan berkelanjutan," ujar Vicktor Aritonang.
Lebih rinci dalam peresmiannya, SSPACE Musik dari 'TV Kereta Hadir ke Panggung' menghadirkan penampilan beberapa musisi Indonesia seperti Indra Sinaga, Maysha Juan, DNanda, Alika Shafira, dan Tonewaves. Para musisi itu tampil apik memeriahkan acara yang ramai pengunjung, cuaca mendukung, dan atmosfer komunitas yang hidup di ruang terbuka.
Vicktor Aritonang pun menegaskan, SSPACE Musik akan hadir sebagai acara rutin setiap bulan, dengan penampilan musisi yang dikurasi dan format yang dinamis. Bahkan dia berharap, inovasi itu juga bisa menjadi wadah promosi brand.
"Ke depan, SSPACE Musik juga akan menjadi platform promosi kreatif bagi berbagai brand yang ingin terhubung dengan audiens urban dan komunitas musik secara lebih autentik di ruang publik," tutur Vicktor Aritonang.
Sebelumnya, ekspansi PT Era Media Sejahtera Tbk ke event and exhibition telah tertuang dalam kemasan Campus Beauty Fair yang sukses digelar di Atrium Binus Alam Sutera pada 24–28 Februari 2025. Saat itu, Perseroan berhasil menggaet 14 merek kecantikan ternama seperti seperti Wardah, Casablanca, Nutrafor, Kallosa, Pocky, Azzura, Giv, Promag, Axis, Fumiko, Whitelab, Skin+ Clinic, Makarizo, dan Angel Aligner.
Baca Juga: Emiten Ritel DAYA Kejar Target Kinerja Penjualan di Momen Tanggal Kembar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak
-
Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!
-
Mau Jadi Pemenang Super BRILink Agen 2026? Mulai dari 3 Langkah Ini
-
APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?
-
Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan
-
Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas