Suara.com - Mau beli iPhone tapi khawatir dengan garansi abal-abal atau risiko perangkat yang sudah 'dioprek'? Beli di Blibli mungkin bisa jadi solusi.
Sebagai salah satu Apple Authorized Reseller di Indonesia, Blibli bekerja sama dengan Hello Store untuk memberikan nilai tambah bagi para penggemar produk Apple.
Sebagai informasi, pembelian di Blibli sudah mendapatkan perlindungan penuh secara gratis hingga 24 bulan untuk setiap perangkat berstiker hitam resmi. Program ini berlaku untuk berbagai produk, seperti iPhone, iPad, MacBook, dan AirPods.
Keuntungan utama dari inisiatif ini adalah konsumen tidak hanya mendapatkan produk orisinal, tetapi juga rasa aman ekstra tanpa biaya tambahan.
Perlindungan gratis ini berfungsi layaknya asuransi gadget yang mencakup berbagai situasi tak terduga yang sering menjadi kekhawatiran, seperti:
- Kerusakan akibat tidak sengaja kemasukan cairan.
- Kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran atau ledakan.
- Kehilangan akibat kerusuhan atau huru-hara.
- Kehilangan akibat perampokan atau pembongkaran, dengan syarat adanya surat keterangan resmi dari pihak berwajib.
Menurut Alvin Harirahardjo, Director of Retail Operations Global Teknologi Niaga (GTNi), perlindungan gratis ini adalah wujud komitmen Blibli untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi setiap pelanggan.
"Demi ketenangan dan kenyamanan tiap pelanggan, Blibli berkomitmen memberikan lebih banyak nilai tambah bagi pencinta produk Apple, salah satunya lewat perlindungan ekstra yang lengkap dan gratis hingga 24 bulan untuk produk-produk Apple dengan stiker Blibli," ujar Alvin.
Stiker hitam Blibli yang kini menjadi fenomena populer berfungsi sebagai tanda pengenal perangkat yang dilindungi sepenuhnya, memberikan konsumen ketenangan pikiran saat berinvestasi pada produk premium.
Selain itu, Hello Store juga secara rutin mengadakan workshop untuk membantu pengguna mengoptimalkan penggunaan ekosistem Apple.
Baca Juga: 5 HP Murah Android dengan Kamera Mirip iPhone, Desain Mewah Harga Terjangkau
Berita Terkait
-
iPhone 17 sampai MacBook M4, Ini Deretan Produk Baru yang Siap Rilis di Apple Event 2025
-
Lava Bold N1 5G: HP Murah Mirip iPhone, Harga Kisaran Rp 1 Jutaan
-
Pesta Diskon 9.9 Dimulai! Ini 20+ Promo Terbaik September 2025 Upgrade Gaya Hidup Modal Minim
-
Xiaomi HyperOS 3 Resmi Meluncur: 4 Fitur Canggih Pesaing iOS, Apa Saja Keunggulannya?
-
Konfigurasi Memori iPhone 17 Series Terungkap: RAM 12 GB Jadi Standar Baru
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?