- PTK mendukung distribusi energi nasional sekaligus memperkuat daya saing maritim Indonesia.
- PTK menetapkan empat fokus strategis untuk memperkuat bisnis dan kontribusinya bagi negeri.
- Perusahaan juga memperluas jangkauan operasional, menjalin sinergi dengan berbagai pihak.
Suara.com - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), perusahaan penyedia layanan maritim dan support vessels, menegaskan peran pentingnya dalam mendukung distribusi energi nasional sekaligus memperkuat daya saing maritim Indonesia di tingkat regional dan global.
Selama lebih dari lima dekade, PTK konsisten menghadirkan layanan maritim yang andal, inovatif, dan adaptif untuk kebutuhan mitra bisnis maupun kepentingan masyarakat luas.
Memasuki usia ke-56, PTK menetapkan empat fokus strategis untuk memperkuat bisnis dan kontribusinya bagi negeri. Akselerasi transformasi bisnis dilakukan untuk meningkatkan daya saing, optimalisasi armada diterapkan melalui sistem pemeliharaan berbasis prinsip environmental, social, and governance (ESG), inovasi pengurangan emisi bahan bakar diluncurkan untuk mendukung target net zero emission (NZE) Pertamina Group, serta perluasan layanan maritim dan support vessels di berbagai wilayah operasional.
"Merayakan ulang tahun ke-56 bukan hanya mengenang perjalanan panjang PTK, tetapi juga menegaskan komitmen kami untuk terus berinovasi, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan layanan maritim yang kompetitif," kata Direktur Utama PTK I Ketut Laba, Kamis (11/9/2025).
Sementara itu, Komisaris Utama PTK Subagjo Hari Moeljanto memberikan pandangan mengenai keberlanjutan perjalanan PTK adalah hasil kerja keras seluruh insan perusahaan.
Pihaknya mendorong seluruh jajaran manajemen dan pekerja PTK untuk terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan semangat kolaborasi.
"Dengan fondasi yang kuat dan strategi yang tepat, PTK akan mampu menjadi perusahaan maritim berkelas dunia yang tidak hanya unggul secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan," tuturnya.
Perusahaan juga memperluas jangkauan operasional, menjalin sinergi dengan berbagai pihak, serta membangun reputasi sebagai mitra terpercaya dalam mendukung kelancaran rantai pasok energi nasional maupun internasional. (E-1).
Baca Juga: Bos Pertamina Bantah Hambat Impor BBM SPBU Swasta
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman