- Peruri Tidak Hanya Mencetak Uang, tetapi juga berinvestasi untuk masyarakat
- Lingkungan, pendidikan, dan pengembangan UMKM jadi fokus TJSL Peruri..
- Langkah ini dianggap sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memenuhi kewajiban.
Suara.com - Sebagai BUMN yang memiliki kawasan produksi di Kecamatan Ciampel, Karawang, Peruri tak hanya fokus mencetak uang. Perusahaan ini juga 'tancap gas' dengan berbagai program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada keberlanjutan.
Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memenuhi kewajiban, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal secara nyata.
Peruri memfokuskan programnya pada tiga pilar utama yakni lingkungan, pendidikan, dan pengembangan UMKM.
Menurut Yahdi Lil Ihsan, POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding dan TJSL Peruri, berbagai program TJSL sepanjang 2024 telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Berbagai program tersebut telah memberikan manfaat nyata, di antaranya Program Penanggulangan Stunting, dukungan fasilitas pendidikan, serta pelatihan UMKM untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal," katanya, Senin (15/9/2025).
Tiga bidang prioritas yang menjadi fokus utama adalah soal lingkungan termasuk program penghijauan dan pembangunan rumah layak huni. Kemudian, sektor pendidikan meliputi renovasi sekolah, pemberian sarana-prasarana pendidikan, hingga bantuan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dan juga pengembangan UMKM melalui pelatihan dan pembinaan yang terintegrasi di Rumah BUMN Karawang.
Komitmen Peruri ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Peruri dinilai berkontribusi aktif dalam membangun Karawang melalui program CSR/TJSL yang berdampak luas.
"Tidak hanya untuk memenuhi kewajiban, namun menjadi investasi sosial dan lingkungan demi pembangunan yang berkelanjutan," ujar Yahdi.
Baca Juga: Terbongkar! Oknum TNI Jadi Perantara Penculikan dan Pembunuhan Sadis Kacab Bank BUMN, Kini Ditahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan